Tangkal DBD dengan Ovitrap, Ini Tips dari Kepala Dinas Kesehatan Lampung

Masih tingginya frekuensi hujan di Lampung, berbanding lurus dengan resiko tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD)

Tangkal DBD dengan Ovitrap, Ini Tips dari Kepala Dinas Kesehatan Lampung
ISTIMEWA
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana saat sosialisasi ovitrap 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,BANDAR LAMPUNG - Masih tingginya frekuensi hujan di Lampung, berbanding lurus dengan resiko tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Untuk mengantisipasi bertambah tingginya kasus DBD, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung mengampanyekan penggunaan Ovitrap.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, dr Reihana mengatakan, kampanye Ovitrap tersebut merupakan hasil dari Rapat Kerja Nasional (Rakerkesnas) Tahun 2019 yang dipimpin langsung oleh Menteri Kesehatan dr Nila Moeloek.

"Kasus DBD di Lampung masih cukup tinggi. Untuk itu, apa yang disampaikan oleh Ibu Menteri Kesehatan (dr Nila Moeloek) harus cepat ditindaklanjuti di sini (Lampung)," kata Reihana dalam siaran persnya kepada Tribunlampung.co.id, Selasa 19 Februari 2019 pukul 16.30 WIB.

Promo Starbucks 19 Februari 2019, Nikmati 2 Gelas Simply Caramel dengan Hanya Bayar Rp 50 Ribu

Reihana menjelaskan, Ovitrap adalah suatu perangkap untuk tempat bertelur nyamuk Aedes yang pada bagian atasnya diberi kasa sehingga setelah telur menjadi nyamuk dewasa maka akan terperangkap sehingga tidak bisa terbang.

"Ovitrap bisa kita buat sendiri dengan menggunakan bahan bahan yang sederhana. Adapun bahan yang diperlukan adalah wadah plastik bekas air mineral, plastik hitam, kain kasa, selotip, gunting/cutter dan air. Selain itu untuk menarik perhatian nyamuk agar mau mendekat ke Ovitrap maka pada air kita larutkan gula dan ragi," jelas Reihana.

Secara bertahap, lanjut Reihana, Dinas Kesehatan Lampung telah melakukan sosialisasi Ovitrap pada Minggu 17 Februari 2019 pukul 16.00 di Taman Gajah Bandar Lampung.

Salah satu sosialisasi yang dilakukan adalah mengajarkan cara membuat dan menggunakan Ovitrap sambil membagikan Ovitrap yang telah dibuat oleh pegawai Dinas Kesehatan Provinsi Lampung

Pengendalian Penyakit DBD, lanjut Reihana, dikenal dengan menggunakan Gerakan Pemberantasa Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara 3 M Plus.

Ovitrap merupakan salah satu bentuk "plus" yang dilakukan untuk pengendalian penyakit DBD ini

"Hingga saat ini beberapa Pangkalan SBH telah melakukan sosialisasi dan pembuatan Ovitrap.
Semoga tidak ada lagi anggota keluarga di Lampung yang terkena penyakit DBD, walau musim hujan masih terus berlangsung," tandas Reihana.

Penulis: Noval Andriansyah
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved