Banjir di Bandar Lampung
Banjir Tak Kunjung Surut, BPBD Bandar Lampung Sedot Air Pakai Pompa
Banjir tak kunjung surut, petugas BPBD Kota Bandar Lampung menyedot air dengan menggunakan pompa.
Penulis: hanif mustafa | Editor: Daniel Tri Hardanto
"Jadi penyempitan (sungainya). Dari tengah besar sampai ke hilir kecil. Karena sudah banyak permukiman, jadinya meluap dan sungai juga alami pendangkalan," tuturnya.
Meski banjir tak kunjung surut, Apriandra mengaku tidak ada warganya yang mengeluh gatal-gatal.
"Kebetulan ini banjir tidak campur lumpur, hanya air. Warga pun tidak ada yang mengeluh gatal-gatal," tandasnya.
Terkepung Banjir
Hujan deras yang mengguyur, Selasa, 19 Februari 2019 malam, membuat sebagian wilayah Bandar Lampung tergenang air.
Di antaranya di Jalan Sultan Agung Gang Mayak, Kelurahan Sepang Jaya, Kecamatan Labuhan Ratu, terendam air setinggi 30 cm.
Lutfie, warga setempat, mengatakan, banjir diakibatkan hujan deras sejak sore hari.
"Siringnya gak ketampung, jadi banjir. Ini belum surut," ungkapnya, Selasa malam.
Sementara itu, Sekretaris BPBD Kota Bandar Lampung M Rizki mengaku mendapat laporan beberapa titik banjir di Kota Tapis Berseri.
"Titik genangan cukup banyak. Personel masih bersiaga," katanya.
Adapun, kata Rizki, banjir terjadi di Jalan Yos Sudarso, Garuntang; Jalan Yos Sudarso, Bumi Waras; Sukajawa, Telukbetung Barat; dan Sukabumi.
"Banjir juga terjadi di Enggal, depan rumah sakit bersalin," tutupnya.
14 Jam Kabid Humas Polda Lampung Terkepung Banjir
Sebelumnya banjir juga melanda Kota Bandar Lampung.
Di antaranya Jalan Wiratama, Kawasan Bintara II, Kecamatan Sukarame dan Gang Waru, Sukabumi Indah, Kecamatan Sukabumi.
