Bunuh Diri di Transmart Lampung

Viral Video Detik-detik Pria Bunuh Diri Lompat dari Puncak Gedung Transmart Lampung

Video pria bunuh diri dengan cara melompat dari puncak gedung Transmart Lampung, Jumat 22 Februari 2019, viral di media sosial.

Editor: Andi Asmadi
Screenshoot Facebook/Tyas Sancana Ramadan
Foto Tyas Sancana Ramadan yang bunuh diri dengan melompat dari puncak gedung Transmart Lampung, Jumat, 22 Februari 2019. 

Video pria bunuh diri dengan cara melompat dari puncak gedung Transmart Lampung, Jumat 22 Februari 2019, viral di media sosial.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Video pria bunuh diri dengan cara melompat dari puncak gedung Transmart Lampung, Jumat 22 Februari 2019, viral di media sosial.

Satu di antara video yang menjadi viral, antara lain melalui WhatsApp, menggambarkan seorang pria berjaket hitam terlihat berdiri di sudut puncak gedung Transmart Lampung di Jl Sultan Agung, Kota Bandar Lampung.

2 Kejadian Menggegerkan di Transmart Lampung, Teror Bom dan Bunuh Diri dari Atas Gedung

BREAKING NEWS - Identitas Pria Coba Bunuh Diri di Transmart Diketahui, Lompat dari Ketinggian 40 Meter

Si perekam video berdurasi 30 detik itu tak mengira si pria akan benar-benar melompat. Sehingga, ia masih bercanda, "Loncat, loncat....". 

Sesaat kemudian, terlihat pria itu benar-benar melompat. Si perekam video yang dari suaranya seorang perempuan, menjerit kaget. "Ya Allah....," ujarnya lalu bergerak mendekat ke lokasi.
Sesaat kemudian, terlihat pria itu benar-benar melompat. Si perekam video yang dari suaranya seorang perempuan, menjerit kaget.

"Ya Allah....," ujar si perekam video, lalu bergerak mendekat ke lokasi.

Terlihat banyak orang yang segera berdatangan ke lokasi jatuhnya pria tersebut.

Informasi yang dihimpun Tribun Lampung, aksi bunuh diri dilakukan oleh seorang pria yang belum diketahui identitasnya.

UPDATE: Korban diidentifikasi sebagai Tyas Sancana Ramadhan (21), warga Way Huwi, Jati Agung, Lampung Selatan.

Pria tersebut melompat dari atas gedung Transmart, sekitar pukul 16.07 WIB.

Pantauan Tribun Lampung, korban masih tergeletak di area pintu keluar Transmart.

Korban diberi garis pembatas dan ditutup kardus.

Diduga Bunuh Diri, Tukang Ojek Tewas Usai Tabrakkan Motornya ke Truk

VIDEO LIVE STREAMING Indonesia Vs Kamboja Live RCTI Piala AFF U-22 2019 Jumat 22 Februari 2019

Tak Punya Uang Tebus Ponsel yang Digadai, Pria Ini Malah Rampas Ponsel Wanita di Jalan

Seorang pria tewas bunuh diri lompat dari atas gedung Transmart Lampung, Jumat 22 Februari 2019
Seorang pria bunuh diri lompat dari atas gedung Transmart Lampung, Jumat 22 Februari 2019 (tribunlampung/hanif mustafa)

Sementara korban belum dievakuasi lantaran menunggu ambulan dan masih hujan deras.

Identitas Korban

Identitas korban yang bunuh diri itu belakangan diketahui sebagai Tyas Sancana Ramadhan (21). Ia datang dengan mengendarai sepeda motor.

Warga Way Huwi, Jati Agung, Lampung Selatan, itu mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU 150 warna hitam merah bernopol BE 4729 VP.

Hal ini dikatakan Fauziah (40), warga Tanjung Senang, Bandar Lampung.

"Iya dia ke sini bawa motor. Itu motor Satria," kata Fauziah, Jumat, 22 Februari 2019.

Sebelum peristiwa menggegerkan itu, Fauziah mengaku sempat melihat korban berada di atas gedung.

"Ya saya ke sini pas dia sudah di atas," ucapnya.

Fauziah mengatakan, korban sempat dirayu untuk turun dari atas gedung.

"Tapi kayaknya gak mau. Kemudian dia lompat," tandasnya.

Kapolsek Sukarame Kompol Mulyadi membenarkan hal tersebut.

"Iya, korban ke sini sendirian menggunakan sepeda motor," ujarnya.

Mulyadi menjelaskan, motor tersebut diparkir di samping gedung tempat korban melompat.

"Motornya ada di samping. Segera kami amankan," tambah dia.

Lompat dari Ketinggian 40 Meter

Kapolsek Sukarame Kompol Mulyadi mengatakan, korban merupakan warga Jalan Raden Saleh, Desa Way Huwi, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan.

"Korban bernama Tyas Sancana Ramadhan, warga Way Huwi," kata Mulyadi, Jumat, 22 Februari 2019.

Mulyadi menuturkan, korban diketahui sudah berada di atas gedung Transmart Lampung sekitar pukul 15.30 WIB.

"Jadi korban lompat dari atas gedung setinggi 40 meter," timpalnya.

Mulyadi menambahkan, korban saat ini sudah berada di RS Imanuel untuk divisum.

"Korban kami bawa ke RS Imanuel," tandasnya.

Sementara itu, pihak Transmart menolak saat hendak dikonfirmasi oleh awak media.

Dengan dikawal belasan satpam, salah satu manajer Transmart Lampung langsung masuk ke gedung.

Saksi mata Zaenal (50), warga Kecamatan Tanjung Senang, Bandar Lampung, mengaku sempat menghalangi korban melompat dari atas gedung.

"Saya kebetulan sedang lewat di Jalan Arif Rahman Hakim. Lihat ada orang di atas atap gedung Transmart. Saya langsung berhenti dan parkir di depan Transmart," ujar Zaenal.

Melihat pemandangan itu, Zaenal tergerak untuk melarang korban melompat.

"Saya turun dan lari ke halaman Transmart, mau nangkap," katanya.

"Posisinya dia sudah berdiri dan kakinya sudah setengah dinding," imbuhnya.

Zaenal pun mengaku begitu sekitar lima menit korban yang diketahui seorang pria langsung melompat.

"Niat mau nangkap gak jadi. Malah saya yang jadi korban. Saya langsung berbalik," katanya.

"Dia (korban) melompat di posisi belakang. Jadi bruak. Punggung dulu yang jatuh," tambahnya.

Zaenal pun mengaku hendak mengambil korban untuk memberi pertolongan.

"Tapi gak boleh sama satpam," tandasnya. 

Tukang Ojek Diduga Bunuh Diri

Kasus lain dugaan bunuh diri terjadi di Bekasi pada Kamis (21/2/2019).

Seorang pria berinisial EH (51) tewas diduga bunuh diri di Jalan Inspeksi Kalimalang, Kampung Pekopen samping SPBU, Desa Tambun, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (21/2/2019).

Kapolsek Tambun Kompol Rahmat Sujatmiko mengatakan, berdasarkan keterangan saksi, awalnya EH yang berprofesi sebagai tukang ojek mengemudikan motornya di jalan tersebut.

Saat hendak menyalip dan mengambil lajur kanan yang berlawanan arah dengan jalurnya, EH mengarahkan motornya ke truk yang sedang melaju dari arah berlawanan.

Truk itu pun membunyikan klakson dan berhenti mendadak, namun EH tidak menghiraukannya dan menabrakkan diri ke truk tersebut.

"Korban menabrak bagian depan truk dan korban jatuh dari motornya, dia luka berdarah pada bagian bibir," kata Rahmat saat dikonfirmasi, Kamis.

Sopir truk beserta kedua keneknya pun turun dari truk dan menghampiri EH yang terluka.

Namun saat diajak ke klinik untuk berobat, EH menolak malah sembari membanting helmnya.

Brigadir Asep Sufriana Tak Menyangka Senpinya Dipakai Bripka Kristian untuk Bunuh Diri

"Akhirnya sopir sama kenek truk itu memarkirkan truknya dulu."

"Setelah mereka memarkirkan truk, EH sudah dalam keadaan meninggal di TKP, ada luka sayatan di leher sambil tangan kanannya menggenggam pecahan beling," ujar Rahmat.

Sopir truk pun akhirnya memanggil pihak kepolisian.

Untuk sementara polisi masih menduga EH meninggal karena bunuh diri.

Kini, EH sudah dimakamkan di TPU dekat rumahnya di Kampung Pekopen. Kasus ini masih dalam penyelidikan polisi untuk mengetahui penyebab tewasnya EH.

Kontak bantuan

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu.

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.

Anda tidak sendiri. Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

Berikut, daftar layanan konseling yang bisa Anda kontak.

Bunuh Diri karena Dilarang Suami Main Facebook, Wanita Cantik Ini Bikin Status Terakhir di WhatsApp

Daftar layanan konseling berikut juga bisa untuk mendapatkan informasi seputar pencegahan bunuh diri.

Gerakan "Into The Light"

Facebook: IntoTheLightID

Twitter: @IntoTheLightID

Email: intothelight.email@gmail.com

Web: intothelightid.wordpress.com

Save yourself

Facebook: Save Yourselves

Gadis 18 Tahun Dicabuli Satu Keluarga Kandung Selama 2 Tahun, Pernah Diperkosa 5 Kali Sehari

SIARAN LANGSUNG RCTI Indonesia Vs Kamboja Live Streaming Piala AFF U-22 2019 Jumat 22 Februari 2019

Saksi Seperti Dengar Suara Bom, Ternyata Kecelakaan Beruntun Mobil Innova

Instagram: @saveyourselves.id

Line: @vol7047h

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved