Pemilu 2019

KPU Metro: Silakan Coblos Foto Calon, Nomor, atau Partai Pendukung

Association Motor Community Indonesia (AMCI) Metro Chapter menggelar diskusi publik di aula gedung Pustakarda, Senin (25/2).

Tribun Lampung/Indra Simanjuntak
Diskusi publik Association Motor Community Indonesia (AMCI) Metro Chapter di aula gedung Pustakarda, Senin (25/2). 

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Guna mewujudkan Pemilu 2019 yang aman, damai, dan bermartabat, Association Motor Community Indonesia (AMCI) Metro Chapter menggelar diskusi publik di aula gedung Pustakarda, Senin (25/2).

Ketua Pelaksana Kegiatan Arby Pratama mengatakan, diskusi merupakan gagasan pengurus AMCI Metro yang ditopang dengan anggaran swadaya para anggota. "Intinya agar teman-teman komunitas motor mendapatkan pencerahan dan wawasan terkait batasan dan proses pemilu," bebernya.

KPU Metro Usulkan 5 TPS Tambahan

Komisioner KPU Kota Metro Agus Riyanto menjelaskan, terkait pemilihan pileg dan pilpres boleh mencoblos di foto calon, nomor, atau partai pendukungnya. Ia menilai, lima menit di dalam TPS sangat berpengaruh terhadap nasib bangsa lima tahun ke depan.

"Ini perjuangan demi mendapatkan sosok pemimpin terbaik. Serta menentukan nasib bangsa ke depan. KPU pun telah meluncurkan aplikasi KPU RI Pemilu 2019 yang dapat diunduh di playstore yang bisa digunakan untuk mengecek seseorang sudah terdaftar di DPT atau belum," paparnya.

Jika ada warga Metro yang ada di luar daerah, terang Agus, bisa mengajukan form A5 pindah milih yang paling lambat diurus pada 18 Maret 2019. Tetapi hanya mendapatkan surat suara Pemilihan Presiden saja.

KPU Metro Terima 2.381 Kotak Suara Pemilu 2019

"Terakhir saya pesankan agar seluruh anggota AMCI dan anak motor lainnya, jangan sampai golpot. Golput bukan solusi. Anak motor harus gunakan hak pilihnya secara cerdas demi masa depan bangsa yang lebih baik," imbuhnya.

Sementara Bawaslu Kota Metro Giyono menerangkan, salah satu tugas Bawaslu adalah mengawasi semua tahapan pemilu. Pihaknya meminta peran serta seluruh anggota masyarakat terlibat langsung dalam proses menyampaikan informasi agar Pemilu serentak dapat berjalan dengan baik.

"Tiga orang anggota Bawaslu tidak akan bisa memantau semua pergerakan dan pelanggaran pemilu. Karena itu kami harap teman-teman untuk turut membantu mengawasi. Tempat yang dilarang kampanye adalah tempat ibadah, rumah sakit, gedung milik pemerintah dan lembaga pendidikan. Di situ juga tidak boleh menjadi tempat pemasangan APK," tuntasnya.

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved