Tribun Bandar Lampung

15 Titik Talud di Bandar Lampung Rusak Akibat Banjir

Sebanyak 15 titik talud di wilayah Bandar Lampung mengalami kerusakan akibat peristiwa banjir

Penulis: Eka Ahmad Sholichin | Editor: wakos reza gautama
Tribunlampung.co.id/Eka Ahmad Sholichin
Sekretaris BPBD Kota Bandar Lampung, Rizki 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID,BANDAR LAMPUNG - Sebanyak 15 titik talud di wilayah Bandar Lampung mengalami kerusakan akibat peristiwa banjir yang terjadi pada Sabtu (16/2/2019) kemarin.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris BPBD Kota Bandar Lampung, Rizki, Selasa (26/2/2019).

Tanggul Sungai Way Pisang Lampung Selatan yang Jebol Akibat Banjir Belum Juga Diperbaiki

"Berdasarkan hasil peninjauan pada tanggal 18-19 Februari 2019 lalu terdapat sebanyak 15 titik kerusakan talud di Bandar Lampung dampak kejadian dari peristiwa banjir kemarin," paparnya.

Ke-15 titik lokasi talud yang mengalami kerusakan yaitu Jalan Raden Gunawan, Kelurahan Kepayang; Sungai Ragom Gawi, Jalan Nunyai.

Sungai Way Rajabasa, Jalan Pagar Alam Gang Lambang; Sungai Way Balau.

Kemudian, Jalan Komarudin Perum Gelora Persada Kelurahan Rajabasa Raya Sungai Way Kandis; Jalan Narada TPU Kelurahan Jagabaya I Sungai Way Awi, Jl. H.syarif Gg. Tarya (belakang Andi Ahmad) Sungai Way Balau, dan lainnya.

"Talud-talud sudah ada diperbaiki yang urgent seperti di Rajabasa itu sudah selesai pengerjaan sementara yang lain kita terus berkoordinasi dengan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) terkait," katanya.

Menurutnya, pihaknya akan menindaklanjuti seperti talud diperbaiki dan bangun kembali dan untuk normalisasi sungai akan dilaksanakan dengan beberapa OPD terkait.

"Kita memang hanya sebatas evakuasi dan untuk bantuan lain ranahnya di OPD terkait," ungkap Rizki.

Titik wilayah rawan longsor sebenarnya adalah dimana ada gunung atau bukit karena tanahnya tanah gembur seperti tanah merah, tidak ada penahan, dan pondasi tidak kuat.

"Dan daerah-daerah curam sendiri pohon-pohon sekarang sudah mulai habis karena sudah banyak ditebang yang dampaknya ketika hujan turun erosinya cepat sekali. Makanya kami imbau janganlah masyarakat gampang menebang pohon yang berada di lereng bukit," tukasnya.

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved