Pemilu 2019

Bawaslu Metro Tertibkan 1.400 APK Melanggar

Hingga Februari 2019, Bawaslu Kota Metro telah menertibkan sekitar 1.400 alat peraga kampanye (APK) Pemilu 2019 yang terindikasi melanggar.

Bawaslu Metro Tertibkan 1.400 APK Melanggar
Tribun Lampung/Indra Simanjuntak
Satpol PP Metro menertibkan sejumlah APK yang terpasang di pohon di Kelurahan Metro, Metro Pusat, Kamis, 28 Februari 2018. 

Bawaslu Metro Tertibkan 1.400 APK Melanggar

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Hingga Februari 2019, Bawaslu Kota Metro telah menertibkan sekitar 1.400 alat peraga kampanye (APK) Pemilu 2019 yang terindikasi melanggar.

Divisi PHL Bawaslu Metro Hendro Edi menjelaskan, pihaknya bersama Satpol PP kembali menertibkan ratusan APK Pemilu 2019 di wilayah Metro Pusat dan Metro Timur sesuai laporan masyarakat dan temuan Panwas, Kamis, 28 Februari 2019.

"Hari ini ada sekitar 400. Sebelumnya kita sudah tertibkan sekitar 1.000 APK. Jadi hampir 1.500 yang sudah kita tertibkan. Itu kebanyakan melanggar karena dipasang di pohon-pohon. Sesuai PKPU, tidak boleh," ujarnya.

Bawaslu Sebut 37 APK Melanggar di Bandar Lampung

Kewalahan Tertibkan APK Pemilu, Panwascam Kemiling: Mati Satu Tumbuh Seribu

Ia mengaku, sebelum penertiban, pihaknya telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk dengan parpol.

"Sudah kita sampaikan. Kalau memang tidak mau ditertibkan sendiri, kita yang akan turunkan," imbuhnya. 

Satpol PP Metro menertibkan sejumlah APK yang terpasang di pohon di Kelurahan Metro, Metro Pusat, Kamis, 28 Februari 2018.
Satpol PP Metro menertibkan sejumlah APK yang terpasang di pohon di Kelurahan Metro, Metro Pusat, Kamis, 28 Februari 2019. (Tribun Lampung/Indra Simanjuntak)

Setelah penurunan APK, Bawaslu akan melakukan penelusuran pelaku pemasangan poster dengan meminta keterangan parpol dan tim kampanye untuk menentukan langkah selanjutnya.

Hasil sementara, tidak ada tim dan parpol yang merasa memasang poster di pohon.

Ditambahkannya, seluruh APK yang ditertibkan berada di kantor Bawaslu.

"Intinya, kita ingin tertib sesuai aturan. Jika memang ada pelanggaran, maka akan kita telusuri dan lakukan tindakan. Kalau sosialisasi sudah kita sampaikan," tuntasnya. (*) 

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved