BREAKING NEWS- Saksi Lebih Banyak Menjawab Tidak Tahu, Sidang Tuntutan Agus BN 14 Maret 2019

BREAKING NEWS- Saksi Lebih Banyak Menjawab Tidak Tahu, Sidang Tuntutan Agus BN 14 Maret 2019

BREAKING NEWS- Saksi Lebih Banyak Menjawab Tidak Tahu, Sidang Tuntutan Agus BN 14 Maret 2019
Dok tribunlampung.co.id
Terdakwa Agus BN. Saksi Lebih Banyak Menjawab Tidak Tahu, Sidang Tuntutan Agus BN 14 Maret 2019 

BREAKING NEWS - Saksi Lebih Banyak Menjawab Tidak Tahu, Sidang Tuntutan Agus BN 14 Maret 2019

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sidang lanjutan kasus fee proyek di Dinas PUPR Lampung Selatan kembali bergulir, Kamis (28/2/2019).

Terdakwa Agus Bhakti Nugroho, anggota DPRD Lampung non aktif dan Anjar Asmara Mantan Kepala Dinas PUPR Lampung Selatan kembali menjalani sidang di Pengadilan Tipikor, Tanjugkarang.

Persidangan digelar di ruang sidang utama Bagir Manan PN Tipikor Tanjungkarang, Kamis 28 Februari 2019.

Pada persidangan kali ini, kembali diagendakan keterangan saksi.

Anak Istrinya Disebut, Agus BN Hampir Menangis Saat Beri Kesaksian Sidang Korupsi

Namun saksi yang didatangkan adalah saksi yang meringankan untuk terdakwa Agus BN

Kedua saksi tersebut dari unsur Anggota DPRD Lampung Selatan, yakni Sunyata dan Andi Apriato.

Namun dua saksi ade charge yang didatangkan atas permintaan terdakwa ini rupanya kurang kooperatif.

Lantaran dalam persidangan keduanya hanya bisa menjawab tidak.

"Apakah saudara saksi Sunyatna dan Andi Apriyato berada di dalam ruang DPRD saat terdakwa Agus BN datang ke ruangan dengan membawa uang satu kardus?" tanya Majelis Hakim Anggota Syamsudin.

"Tidak yang mulia," jawab kompak Suyatna dan Andi.

"Dan kardus itu kemudian dibawa dibawa pak de supirnya ketua DPRD?" tanya ulang Samsudin.

"Tidak pernah yang mulia," sahut Andi.

"Dan kardus itu isinya uang Rp 2 miliar tidak tahu?" tanya Samsudin.

"Tidak pernah mengetahui yang mulia," jawab sekali lagi Andi.

"Baiklah, apakah saat kepala Dinas PUPR Lamsel Anjar Asmara pernah disampaikan bahwa dewan dapat proyek?" tanya Samsudin.

"Tidak pernah yang mulia," jawab Andi.

"Suyatna?" tanya Samsudin.

"Tidak pernah," jawab singkat Suyatna.

Kenal di Facebook, Pekerja Serabutan di Lampung Bawa Kabur Gadis 16 Tahun dan Menggagahinya

Nikita Mirzani Sindir Ahmad Dhani saat Nangis di Ruang Sidang, Komentarnya Menohok

Pesta Pernikahan Ricuh Gara-gara Beda Selera Musik, Kedua Keluarga Mempelai Baku Hantam

Tak mau ketinggalan, Majelis Hakim Anggota Baharudin Naim pun menanyakan soal pengajuan anggaran oleh pihak eksekutif pemerintah Lampung Selatan.

"Selama ini anggaran pengajuan oleh eksekutif pernah ditolak?" tanya Baharudin.

"Iya selama anggaran itu realistis gak ditolak," jawab Sunyatna enteng.

"Jadi apapun maunya ekskutif kita naikin aja?" sindir Baharudin.

"Iya belum pernah dicoret," kata Suyatna.

"Jadi apapun yang dimau eksekutif kita setujui saja ya?" cetus Baharudin.

"Iya, gak ada yang dicoret," jawab Suyatna.

"Pak Andi, bagiamana selama ini eksekutif mengajukan anggaran khususnya PUPR gak pernah ditolak ya?" tanya Baharudin kepada Andi.

"Tidak pernah ditolak, hanya volume kegiatan saja diubah," jawab Andi.

Bukti Kedekatan Syahrini dan Luna Maya Diungkap Sosok Artis Ini, Lihat Foto Akrab Mereka\

Usai Doa Peringatan 40 Hari Meninggalnya Ibu, Kakak Tewas Dibunuh Adik di Lampung Utara

Julian Jacob Harus Sedia Uang Mahar Rp 2 Miliar untuk Lamaran, Marion Jola Membantah

"Ow logikanya piringnya berapa saja disetujui tinggal lauknya saya diganti ya," sahut Baharudin.

Setelah persidangan yang menghadirkan kedua saksi tersebut, rupanya terdakwa Agus BN keberatan atas jawaban kedua saksi.

"Jadi bagaimana terdakwa?" tanya Majelis Hakim Ketua Mansyur Bustami.

"Keberatan yang mulia," jawab Agus BN singkat dan tak berkomentar banyak.

"Baiklah, karena persidangan terdakwa Agus BN sudah cukup, maka sidang selanjutnya adalah tuntutan, dan ditunda dua minggu depan tepatnya 14 Maret," kata Masyur sembari menutup sidang.

(Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)

JANGAN LUPA SUBSCRIBERS CHANNEL VIDEO YOUTUBE TRIBUN LAMPUNG DI BAWAH INI:

Penulis: hanif mustafa
Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved