Bahan Makanan Sumbang Deflasi 0,33 Persen di Bandar Lampung
Kota Bandar Lampung mengalami deflasi sebesar 0,33 persen pada Februari 2019.
Penulis: Ana Puspita Sari | Editor: Daniel Tri Hardanto
Bahan Makanan Sumbang Deflasi 0,33 Persen di Bandar Lampung
Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita Sari
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Kota Bandar Lampung mengalami deflasi sebesar 0,33 persen pada Februari 2019.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung Yeane Irmaningrum menjelaskan, dari tujuh kelompok pengeluaran, dua kelompok pengeluaran mengalami deflasi.
Kelompok tersebut yakni kelompok bahan makanan mengalami deflasi sebesar 2,40 persen dan kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,11 persen.
• April 2018, Bandar Lampung Deflasi 0,01 Persen
"Kelompok bahan makanan utamanya adalah bumbu-bumbu yang mengalami deflasi seperti cabai merah dan bawang merah yang harganya turun," jelasnya saat rilis di kantor BPS Lampung, Jumat, 1 Maret 2019
Yeane menambahkan, sumbangan kelompok bahan makanan terhadap deflasi Kota Bandar Lampung adalah sebesar 0,57 persen.
Kelompok pengeluaran lainnya yang menyumbang deflasi adalah transport, komunikasi dan jasa keuangan dengan andil sebesar 0,02 persen.
• Lampung Berhasil Kendalikan Inflasi, Bank Indonesia Apresiasi Kinerja TPID
Adapun beberapa komoditi yang dominan memberikan andil dalam pembentukan deflasi bulan Februari 2019 di antaranya adalah cabai merah (0,18 persen), beras (0,13 persen), bawang merah (0,08 persen).
Kemudian jeruk (0,07 persen), telur ayam ras (0,06 persen), bawang putih (0,02 persen), jengkol sebesar 0,02 persen, bensin (0,02 persen) minyak goreng (0,01 persen) dan cabai rawit (0,01 persen). (Tribunlampung.co.id/Ana Puspita Sari)