Terungkap, Alasan Pengusaha Rian Mau Bayar Vanessa Angel Rp 80 Juta Sekali Kencan

Terungkap, Alasan Pengusaha Rian Mau Bayar Vanessa Angel Rp 80 Juta Sekali Kencan

Terungkap, Alasan Pengusaha Rian Mau Bayar Vanessa Angel Rp 80 Juta Sekali Kencan
surya.co.id
Terungkap, Alasan Pengusaha Rian Mau Bayar Vanessa Angel Rp 80 Juta Sekali Kencan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SURABAYA - Alasan Rian (45), pengusaha tambang di Lumajang, Jawa Timur (Jatim) yang merupakan pemakai jasa prostitusi online artisVanessa Angel,  mau bayar Rp 80 Juta saat kencan di hotel di Surabaya terungkap.

Polisi sebelumnya mengungkap sosok Rian dan alasan dia mau membayar mahal hingga Rp 80 juta untuk kencan dengan Vanessa Angel.

Sementara itu, artis Vanessa Angel (VA) bisa keluar penjara dengan status tahanan kota kalau rekomendasi Komisi Nasional (Komnas) Antikekerasan Terhadap Perempuan (Komnas Perempuan)  dikabulkan penyidik Polda Jatim.

Komnas Perempuan juga meminta kebijakan Polda Jatim supaya memberikan layanan pemulihan berupa konseling psikologi terhadap Vanessa Angel yang kini ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Dittahti Polda Jatim.

"Kami mengusulkan supaya dilakukan pemulihan terhadap VA (Vanessa Angel) maka harus melalui layanan konseling psikologi yang nantinya dilakukan lembaga layanan Safi Amira di Surabaya," ungkapnya usai menjenguk Vanessa Angel di Polda Jatim, Kamis (28/2/2019).

Polisi Beber Alasan Rian Mau Bayar Rp 80 Juta untuk Kencan dengan Vanessa Angel

Mbah Mijan Ramal Karir Vanessa Angel Usai Bebas dari Kasus Prostitusi Online

Gadis Abung Hilang dan Ditemukan di Baturaja, Pemuda Ini Ungkap Alasan Lakukan Hubungan Intim

Video Klip Adu Rayu, Download Lagu MP3 Yovie Widianto Feat Tulus dan Glenn Fredly

Baku Tembak di Kampung Baru, Dada Remaja 16 Tahun Tertembus Peluru

Sri Nurherwari menyatakan potensi yang harus dipertimbangkan di dalam kebijakan Polda Jatim yaitu untuk secepatnya mengabulkan penangguhan penahanan terhadap Vanessa Angel.

Ini dilakukan untuk penguatan psikologi yang bersangkutan.

Pasalnya, sesuai hasil paripurna Komnas perempuan melihat perempuan yang ada di dalam prostitusi ini adalah korban dan pihaknya menyebut adalah perempuan yang dilacurkan.

"Bagaimanapun juga itu hak mereka apapun status hukumnya harus tetap diberikan. Kami meminta dan mempertimbangkan penangguhan penahanan dengan melihat kapasitasnya (VA) sebagai korban yang dilacurkan," jelasnya.

Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Ahmad Yusep Gunawan menjelaskan, pihaknya akan mengkaji terlebih dulu terkait rencana penangguhan penahanan terhadap tersangka prostitusi online, Vanessa Angel.

"Akan kami pertimbangkan penangguhan penahan itu asalkan tidak menganggu kepentingan penyidikan, sisi hukum dan lainnya yang menyangkut kasus prostitusi online," ungkapnya di Mapolda Jatim, Kamis (29/2/2019).

Halaman
1234
Editor: taryono
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved