Tribun Tanggamus

Bupati Tanggamus Dewi Handajani Besuk dan Doakan Naufal

Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, membesuk Naufal Ramadan bocah penderita kanker kelenjar di kaki kanannya

Bupati Tanggamus Dewi Handajani Besuk dan Doakan Naufal
Rls/kominfo
Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, membesuk Naufal Ramadan (5) bocah penderita kanker kelenjar di kaki kanannya di Rumah Singgah Komunitas Peduli Generasi, di Bandar Lampung, Minggu (3/3/19) 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung -Bupati Tanggamus Hj. Dewi Handajani, membesuk Naufal Ramadan (5) bocah penderita kanker kelenjar di kaki kanannya di Rumah Singgah Komunitas Peduli Generasi, di Bandar Lampung, Minggu (3/3/19) malam, sebelum melanjutkan perjalanan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Gatot Subroto Jakarta.

Dalam kunjungannya Bunda Dewi menyampaikan rasa prihatinnya kepada ibunda Naufal.

Beliau juga menghibur Naufal dan meminta agar Naufal tetap semangat dan terus berdoa kepada Allah agar segera mendapatkan kesembuhan.

"Tentunya Bunda turut prihatin dengan kondisi ananda Naufal. Bunda mendoakan agar Naufal segera mendapatkan kesembuhan," ujar Bunda Dewi.

Bunda Dewi juga berpesan kepada keluarga agar tetap kuat dan ikhlas, serta senantiasa diberikan kesabaran dan kemudahan dalam merawat dan mengobati ananda Naufal.

Selain itu Bunda Dewi juga menyerahkan bantuan secara pribadi kepada keluarga Naufal, untuk biaya pengobatan Naufal selama di Jakarta.

Sebelumnya Pemkab Tanggamus dan Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) juga telah memfasilitasi semua kebutuhan Naufal, dari administrasi rujukan, ambulance dan semua kebutuhannya.

Hal ini disampaikan Camat Wonosobo Edi Fahrurozi (3/3). “Saya sudah koordinasi dengan Sekda dan tadi kita memfasilitasi semua kebutuhan Naufal, baik dari administrasi rujukan, ambulance dan kebutuhan lainnya. Bahkan sebelumnya kami juga terus memantau kondisi ananda Naufal dan memberikan penanganan medis yang dibutuhkan,” kata Edi.

Edi menerangkan, selama ini orangtua Naufal telah mengupayakan pengobatan Naufal.

"Keluarga Naufal selama ini sudah mengupayakan pengobatannya, bahkan sudah pernah dirawat di RS Cipto, karena memang orangtuanya berdomisili di Tanggerang dan bekerja sebagai pengemudi online dan guru PAUD disana," kata Edi.

"Namun karena rekomendasi medis mengharuskan kaki Naufal untuk diamputasi, maka orangtuanya membawa pulang Naufal ke rumah kakeknya di Wonosobo, untuk mencoba pengobatan alternatif," tambahnya.

Edi melanjutkan, belakangan kondisi Naufal sudah sangat memprihatinkan dengan kondisi kaki Naufal yang semakin membengkak dan kerap sakit.

"Saat ini keluarga sudah mengambil keputusan untuk membawa kembali Naufal berobat ke Jakarta, rencananya ke RS Gatot Subroto, dengan bantuan Pemkab Tanggamus dan sejumlah relawan," terangnya.

Edi juga menyampaikan pihaknya juga akan ikut menggalang bantuan bagi Naufal, untuk membantu meringankan biaya pengobatan Naufal. (Rls/Kominfo)

Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved