Tribun Lampung Selatan

Pasca Dihantam Tsunami, Kecamatan Rajabasa Dapat Anggaran Rp 29 Miliar

Pada tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan menggelontorkan anggaran pembangunan di wilayah Kecamatan Rajabasa sebesar Rp 29,2 miliar.

Pasca Dihantam Tsunami, Kecamatan Rajabasa Dapat Anggaran Rp 29 Miliar
Tribun Lampung/Dedi Sutomo
Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto saat menghadiri musrenbang di Kecamatan Rajabasa, Senin, 4 Maret 2019. 

Pasca Dihantam Tsunami, Kecamatan Rajabasa Dapat Anggaran Rp 29 Miliar

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, RAJABASA – Pada tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan menggelontorkan anggaran pembangunan di wilayah Kecamatan Rajabasa sebesar Rp 29,2 miliar.

Jumlah ini meningkat jika dibandingkan tahun 2018 yang sebesar Rp 22,7 miliar.

Menurut Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lamsel Aryan Saruhian, alokasi anggaran pembangunan untuk wilayah Kecamatan Rajabasa diperuntukkan peningkatan jalan lingkungan Desa Batu Balak-Krinjing sepanjang 300 meter dengan anggaran Rp 242,9 juta.

Warga Keluhkan Atap Huntara Bocor ke Nanang Ermanto

Kemudian, peningkatan jalan lingkungan Desa Tejang, Pulau Sebesi sepanjang 1.100 meter, peningkatan/rehabilitasi jaringan irigasi di Way Serpong.

“Harapannya, alokasi anggaran yang cukup besar ini bisa mendorong pemulihan kondisi kawasan pesisir Kecamatan Rajabasa yang pada akhir tahun 2018 lalu terdampak tsunami,” ujarnya.

Pelaksana tugas  Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto berharap para kepala desa dapat memanfaatkan anggaran yang diberikan pemrintah dengan sebaik-baiknya.

ACT dan Tribunnews Salurkan Bantuan untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Menurut Nanang, anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang begitu besar dari pemerintah pusat bertujuan untuk pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan anggaran besar ini, Kecamatan Rajasaba bisa benar-benar bangkit dari keterpurukan masa lalu,” ujar Nanang.

Usai musrenbang, Nanang meresmikan Balai Desa Batu Balak dan meninjau pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban tsunami di belakang SMAN 1 Kunjir, Rajabasa. (Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved