Hotel dan Transportasi Investasi PMA 2018 Terbesar Bandar Lampung

Realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri PMDN) 2018 meningkat dibanding 2017

Hotel dan Transportasi Investasi PMA 2018 Terbesar Bandar Lampung
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
MENGUAT TIPIS - Petugas menghitung mata uang dolar AS yang ditukarkan warga di Golden Money Changer, Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, Selasa (3/3/2015). 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Jelita Dini Kinanti

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bandar Lampung mencatat realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) 2018 meningkat dibanding 2017

Kabid Penanaman Modal Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bandar Lampung Alinda Wati menerangkan, realisasi investasi PMA 2018 sebesar 520.769.714 dolar Amerika Serikat.

Sedangkan 2017 senilai 507.465.014 dolar Amerika Serikat.

"Itu artinya di tahun 2018 realisasi investasi PMA meningkat 2,62 persen atau 13.304.700 juta dolar dibanding tahun 2017".

"Peningkatan realiasasi PMA 2018 tertinggi pada sektor tersier yakni sebesar 5,45 persen dibanding tahun 2017, dengan jenis usaha hotel, transportasi, gudang, dan komunikasi," urainya, Selasa, (5/3/2019).

Misteri Sosok Pengusaha Berinisial MGP di Balik Kepindahan Perseru Serui ke Lampung

Untuk sektor sekunder pada periode terlapor imbuhnya, meningkat 1,47 persen dibanding2017.

Peningkatan terbesar pada jenis usaha industri makanan.

Sedangkan untuk sektor primer tidak mengalami peningkatan

Realisasi investasi PMDN 2018 mencapai Rp 1.474.176.024.677 atau meningkat 42,70 persen (Rp 441.096.500.000) dibandingkan tahun sebelumnya tercatat Rp 1.033.079.524.677.

Peningkatan realisasi PMDN 2018 tertinggi ada pada sektor sekunder sebesar 76,28 persen dibanding 2017.

Perampok ATM Lampung Walk yang Sebar Uang di Jalan Juga Bobol ATM di Kampus UIN Raden Intan

Peningkatan terbesar jenis usaha industri makanan.

Untuk sektor tersier meningkat 20,51 persen dibandingkan 2017.

Peningkatan ada pada jenis usaha konstruksi, perdagangan, hotel dan restoran, transportasi, gudang dan komunikasi, perumahan, serta jasa lainnya.

Sedangkan untuk sektor premier tidak mengalami peningkatan. (*)

Penulis: Jelita Dini Kinanti
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved