200 Tax Online Terpasang Sejak Oktober 2018, Pendapatan Daerah Naik 34 Persen

Program Optimalisasi Penerimaan Daerah kerjasama KPK, Bank Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung membuahkan hasil positif.

TRIBUN LAMPUNG/ANA PUSPITA SARI
TRIBUN LAMPUNG/ANA PUSPITA SARI MONITORING - Ketua Tim Supervisi Pencegahan Korwil II Sumatera KPK, Adliansyah Malik Nasution (tengah) saat mengikuti Rapat Koordinasi Monitoring Pengunaan Alat Rekam (Tax Online) Lingkup Kota Bandar Lampung di Bank Lampung, Rabu (6/3). 

200 Tax Online Terpasang Sejak Oktober 2018, Pendapatan Daerah Naik 34 Persen

Laporan Reporter Tribun Lampung Ana Puspita 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Program Optimalisasi Penerimaan Daerah kerjasama KPK, Bank Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung membuahkan hasil positif.

Dari hasil pemasangan 200 alat rekam (Tax Online) pada merchant pada Oktober 2018, mencatatkan kenaikan pendapatan daerah hingga 34 persen.

Pendapatan daerah tersebut berasal dari pajak dari perhotelan, restoran, tempat hiburan, parkir dan lainnya. Ketua Tim Supervisi Pencegahan Korwil II Sumatera KPK, Adliansyah Malik Nasution mengapresiasi tren naiknya pendapatan daerah ini.

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo Siap Laporkan Harta Kekayaan ke KPK

Ia juga mendorong vendor pengadaan alat rekam untuk segera membukakan akses untuk Bank Lampung, KPK dan Bapenda Kota Bandar Lampung terkait dashboard data penerimaan per hari per masing-masing merchant.

"Bank akan memonitor benar nggak ini angka yang disetorkan ke bank, pemda juga memastikan benar nggak nih data yang sudah kami buat, nah KPK lihat nih dua ini bekerja dengan baik. Sehingga akhirnya termonitor secara online," jelasnya usai Rapat Koordinasi Monitoring Pengunaan Alat Rekam (Tax Online) Lingkup Kota Bandar Lampung di Bank Lampung, Rabu (6/3).

Ketua KPK Hadiri Launching SIPPKD, Gubernur Lampung Ridho Ficardo: Kalau ke KPK Takut Juga Pak

Adliansyah menambahkan, pihaknya optimistis penerimaan pendapatan daerah ini semakin meningkat seiring program ini berjalan dengan baik.

Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Lampung Eria Desomsoni menambahkan, sebagai tindak lanjut dari pemasangan 200 alat rekam (tax online), tahap berikutnya sudah proses untuk pengadaan 100 unit alat rekam dalam bulan-bulan ini.

"Ya nanti kita lihat, kita evaluasi lagi kemampuan secara finansial perbankan bagaimana dan benefitnya bagaimana. Karena semakin banyak sebenarnya semakin bagus," jelas dia. (ana)

Kepatuhan Membaik

Program Optimalisasi Penerimaan Daerah kerjasama KPK, Bank Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung diyakini mampu menyerap optimal PAD dari sektor penerimaan pajak daerah.

Pemerintah Kota Bandar Lampung juga sudah melakukan fungsi pengawasan pada merchant-merchant tempat dipasangnya alat rekam.

"Kalau kita lihat justru sebagian besar wajib pungut pajak lebih besar laporannya, artinya kepatuhannya mulai membaik," jelas Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Lampung Eria Desomsoni.

Ditambahkan oleh Ketua Tim Supervisi Pencegahan Korwil II Sumatera KPK, Adliansyah Malik Nasution, ia juga mendorong pihak hotel yang menurutnya menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang potensial untuk berpartisipasi mengoptimalkan program ini. (ana)

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved