Tribun Bandar Lampung

Mal di Bandar Lampung Ramai Pengunjung Saat Libur Nyepi: Makan-makan, Belanja, hingga Nonton Film

Warga terutama yang tinggal di Bandar Lampung memanfaatkan libur Hari Raya Nyepi, Kamis (7/3/2019), untuk refreshing.

Mal di Bandar Lampung Ramai Pengunjung Saat Libur Nyepi: Makan-makan, Belanja, hingga Nonton Film
Tribunlampung.co.id/Sulis Setia Markhamah
RAMAI PENGUNJUNG - Mal Boemi Kedaton, Jalan ZA Pagaralam, Bandar Lampung, ramai pengunjung pada libur Hari Raya Nyepi, Kamis (7/3/2019). 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG SULIS SETIA MARKHAMAH

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Warga terutama yang tinggal di Bandar Lampung memanfaatkan libur Hari Raya Nyepi, Kamis (7/3/2019), untuk refreshing. Baik bersama anggota keluarga, rekan-rekan, kolega, hingga kekasih.

Area parkir sepeda motor maupun mobil tampak penuh di Mal Boemi Kedaton, Jalan ZA Pagaralam, Kamis siang. Mulai dari basement sampai parkiran terbuka di belakang mal tersebut.

Memasuki sore hari, MBK semakin padat pengunjung. Banyak di antara pengunjung masuk melalui pintu utama menuju area food court untuk makan-makan. Dari AW, Hokben, Ichiban Sushi, hingga lainnya, menyajikan menu beragam.

Pengunjung juga ramai di area lain di dalam MBK. Seperti di stan kosmetik, sepatu dan sandal, pakaian, hingga playland atau arena bermain anak.

"Pilihannya lengkap di sini. Anak bisa main, orangtua bisa sekalian belanja bulanan," tutur Mutia, warga Kelurahan Gedong Meneng, Kecamatan Rajabasa.

Sementara pengunjung usia remaja serta pasangan muda-mudi berbondong-bondong ke bioskop XXI di lantai 3 MBK. Loket tiket film Dilan 1991 tampak paling ramai antrean di antara yang lainnya.

"Mumpung libur. Udah penasaran banget mau nonton Dilan 1991. Katanya, ending-nya (akhir cerita) putus. Mau buktiin sendiri, makanya nonton langsung. Dilan yang pertama, udah nonton," kata remaja perempuan Riza Anisca yang datang bersama teman-temannya.

Pengunjung lainnya, Tasya Arsila, datang bersama dua sahabatnya, Amiralda dan Dahlia Apriasih. Mereka juga penasaran ingin menonton film Dilan 1991. Pasalnya, film tersebut menjadi perbincangan teman-temannya di kampus.

"Kata temen-temen yang udah pada nonton, filmnya bagus. Romantis. Makanya penasaran. Kalau nggak libur gini, nggak bisa nonton, karena kuliah full seharian," jelas mahasiswi Akademi Keperawatan Panca Bhakti semester 2 itu.

Tak hanya di MBK, bioskop 21 di Central Plaza, Jalan RA Kartini, juga kebanjiran penonton. Meskipun harga tiket lebih mahal ketika hari libur nasional maupun hari raya, tetapi animo masyarakat khususnya remaja dan muda-mudi tak surut.

Wida Israni, misalnya. Mahasiswi Universitas Lampung ini rela mengeluarkan uang lebih untuk membeli tiket film Dilan 1991 di bioskop 21 Central Plaza.

"Libur gini, (harga tiket bioskop) Rp 50 ribu. Hari biasa sih Rp 35 ribu. Tapi nggak masalah, demi nonton Dilan 1991," tutur Wida yang datang bersama pacarnya.

Serupa, Mal Transmart Lampung di kawasan Way Halim juga padat pengunjung. Banyak remaja dan muda-mudi menonton film Dilan 1991 di bioskopnya.

"Sengaja nonton Dilan 1991, karena genre-nya romantis. Penasaran sama isi filmnya. Ternyata emang bagus dan nggak bosenin," ujar Dewi Fatmawati yang datang bersama calon suaminya. (*)

Penulis: sulis setia markhamah
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved