Pilpres 2019

Diakhir Kampanyenya di Lampung Tengah Hari Ini, Jokowi Minta Masyarakat Pantau Penggunaan Dana Desa

Dalam kampanyenya di Lapangan Karang Endah, Kecamatan Terbanggi Besar, Jumat (8/3/2019), Jokowi meminta warga ikut awasi penyelenggaraan dana desa.

Diakhir Kampanyenya di Lampung Tengah Hari Ini, Jokowi Minta Masyarakat Pantau Penggunaan Dana Desa
Tribun Lampung/Syamsir Alam
Capres Nomor Urut 01 Jokowi kampanye di Lampung Tengah, Jumat (8/3/2019). 
Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TERBANGGIBESAR - Menutup paparannya di depan ribuan massa yang hadir di Lapangan Karang Endah, Kecamatan Terbanggi Besar, Jumat (8/3/2019), Jokowi meminta warga ikut awasi penyelenggaraan dana desa.
Dengan jumlah yang begitu besar, ia mengatakan dana yang bersumber dari pusat itu rentan terjadi penyelewengan.
"Masyarakat juga supaya ikut mengawasi (anggaran dana desa). Jangan sampai ada penyelewengan," ujar Jokowido.
Jokowi berharap, dengan dana desa pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia bisa diwujudkan.
"Harapannya supaya dana desa itu menetas jadi barang. Jadi jembatan, jadi embung, jadi talut, dan jalan kampung,"serunya.
Setelah Deklarasi dukungan petani dan nelayan se-Provinsi Lampung itu, Jokowi kemudian bertolak ke Masjid Istiqlal Bandarjaya untuk Salat Jumat.
Setelah itu, Jokowi melanjutkan makan siang di Rumah Makan Siang Malam Bandar Jaya.
Jokowi kemudian bertolak ke Bandar Lampung melanjutkan rangkaian Kegiatannya di Provinsi Lampung.

Tak hanya itu, Jokowi juga sempat menyebut fitnah yang dihadapi pihaknya selama kampanye Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden kali ini luar biasa.

Untuk itu, di depan ribuan massa yang hadir di kegiatan deklarasi petani dan nelayan untuk Jokowi-Ma'ruf di Lapangan Karang Endah, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah ia menegaskan semua hoaks yang ditujukan kepadanya tidak benar.

Tak hanya soal azan, pasangan Cawapres Ma'ruf Amin itu juga menyatakan, jika mereka terpilih maka akan melegalkan pernikahan sejenis.

"Katanya nanti Jokowi melegalkan pernikahan sejenis. Itu Hoaks, bohong. Indonesia ini negara penuh dengan norma, agama, dan susila. Jadi itu semua bohong," ujar Jokowi.

Untuk itu, ia mengajak masyarakat di Lampung khususnya, hingga tingkatan kampung supaya mencegah hoaks berkembang.

"Kita cegah fitnah dan hoaks itu sampai tingkat kampung dan desa," serunya sambil disambut bahasa setuju dari massa yang hadir.

Kampanye di Lapangan Karang Endah Terbanggi Besar, Jokowi Ucapkan Selamat Nyepi Bagi Umat Hindu

Jokowi mengajak masyarakat untuk mengutamakan persatuan dan kesatuan.

Menurutnya, jangan sampai setiap pemilihan justru membuat perpecahan.

"Jangan sampai, persatuan dan kesatuan itu yang utama. Jangan sampai gara-gara pemilihan presiden, bupati,walikota, gubernur kita terpecah belah," kata Jokowi.

Sebelumnya, dalam suasana perayaan Hari Raya Nyepi, Capres Nomor Urut 01 Joko Widodo sampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi kepada umat Hindu Lampung Tengah.
"Saya mau ucapkan Selamat Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu. Om Swasiastu," kata Jokowi sambil disambut beberapa massa yang mengenakan pakaian adat Bali yang hadir di Lapangan Karang Endah, Terbanggi Besar, Jumat (8/3/2019).
Ia mengatakan, Lampung merupakan miniatur Indonesia.

 

Jokowi Disambut Teriakan Histeris Ribuan Alumni Perguruan Tinggi dan SMA Saat Tiba di PKOR Way Halim

Dan kebersamaan yang sudah terbangun tersebut, harus terus dijaga selamanya.

"Lampung ini miniatur Indonesia. Ada suku Jawa? Suku Padang ada? Suku Batak ada? Suku Lampung ada?," ujarnya sambil menanyakan itu semua kepada ribuan masyarakat yang hadir di Lapangan Karang Endah, Terbanggi Besar Besar, Jumat (8/3/2019).
Jokowi berharap, kerukunan umat beragama di Lampung supaya bisa menjadi contoh bagi keberagaman di wilayah lainnya di Indonesia.

(tribunlampung.co.id/syamsir alam) 

 
Penulis: syamsiralam
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved