Tribun Bandar Lampung

Dishub Lampung Targetkan Pembebasan Lahan Jalur Kereta Bandara Selesai Akhir 2019

Pemprov Lampung akan menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo terkait kereta bandara.

Penulis: Noval Andriansyah | Editor: Yoso Muliawan
TRIBUN LAMPUNG/BAYU SAPUTRA
Bus Trans Lampung rute Bandara Radin Inten II-Pringsewu beroperasi. Setelah Bus Trans Lampung, Pemprov Lampung akan mengupayakan pengadaan transportasi kereta Bandara Radin Inten II. 

LAPORAN REPORTER TRIBUN LAMPUNG NOVAL ANDRIANSYAH

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pemprov Lampung akan menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo. Instruksi itu berupa pengadaan transportasi kereta Bandara Radin Inten II, Kecamatan Natar, Lampung Selatan.

Untuk keperluan pengadaan kereta bandara itu, pemprov melalui Dinas Perhubungan Lampung akan melakukan pembebasan lahan. Targetnya, rampung pada akhir 2019. Lahan itu nantinya untuk jalur kereta bandara.

Kepala Dishub Lampung Qudratul Ikhwan menjelaskan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumardi telah memberikan target tersebut ketika meninjau Bandara Radin Inten II pekan lalu, usai peresmian terminal bandara oleh Presiden Jokowi.

"Mudah-mudahan bisa terkejar (pembebasan lahan rampung akhir tahun). Asalkan, anggarannya ada," katanya, Minggu (10/3/2019).

Menurut Qudratul, satu di antara beberapa kendala mewujudkan jalur kereta bandara adalah pembebasan lahan. Pasalnya, sudah banyak warga yang menempati lahan-lahan di jalur tersebut.

"Kami harus cek dulu, (lahan) itu statusnya bagaimana. Karena sebagian besar, setahu saya, sudah ada warga yang menempati," ujar mantan Penjabat Bupati Pesisir Barat ini.

Presiden Jokowi sudah memerintahkan kepada Menhub Budi Karya Sumardi agar segera mewujudkan kereta Bandara Radin Inten II. Tujuannya supaya transportasi dari dan menuju Bandara Radin Inten II bisa lebih cepat.

Saat peresmian Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, Presiden Jokowi menyatakan sudah memerintahkan kepada menhub agar segera mewujudkan kereta bandara.

"Saya sudah perintahkan untuk menyiapkan kereta bandara. Transportasi dari kota menuju bandara, menggunakan kereta, harus mulai kita siapkan. Sehingga, kalau nanti kapasitas bandara ini membesar karena growth-nya (pertumbuhan penumpang) tinggi sekali di sini, kereta bandaranya juga sudah siap," ucap Jokowi.

Sejak Era Menhub Jonan

Rencana melakukan pengadaan kereta Bandara Radin Inten II sudah muncul sejak era Menteri Perhubungan Ignatius Jonan.

Ketika itu, Kepala Dishub Lampung Qudratul Ikhwan menjelaskan, Menhub Jonan memerintahkan untuk membuat Detailed Enginering Design (DED) kereta bandara.

"Kami sudah tindak lanjuti instruksi itu. Kami juga sudah selesaikan DED-nya," ujar Qudratul, Minggu (10/3/2019).

Ke depan, pihaknya akan berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia untuk menindaklanjuti instruksi Jokowi tersebut. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved