Tribun Bandar Lampung

Nikah di Tengah Banjir hingga Rumah Habis Diterjang Air, Fakta-fakta Banjir Melanda Kawasan Panjang

Nikah di Tengah Banjir hingga Rumah Habis Diterjang Air, Fakta-fakta Banjir Melanda Kawasan Panjang

Nikah di Tengah Banjir hingga Rumah Habis Diterjang Air, Fakta-fakta Banjir Melanda Kawasan Panjang
tribun lampung
Rumah Orangtua di Panjang, Bandar Lampung Porak Poranda Diterjang Banjir, Eka dan Awaluddin Tetap Jalankan Pernikahan 

"Sudah pernah empat kali kebanjiran. Kira-kira empat tahun sekali banjir. Tapi yang sekarang ini paling parah," katanya.

Sarjono, ketua RT 15, mengungkapkan, air mulai masuk ke rumah-rumah warga sekitar pukul 16.30 WIB.

"Hujan mulai sekitar jam 16.15 WIB. Deras betul. Air mulai masuk jam setengah 5 (16.30) sampai setengah 6 (17.30). Tinggi air sekitar 1 meter," ujarnya.

Sarjono menerangkan, kondisi air yang semakin tinggi membuat warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

"Banyak warga lari ke atas. Air sudah setinggi sekitar 80 cm. Orang-orang nggak sempat lagi nutup pintu rumah, langsung naik ke tempat tinggi," katanya.

Sarjono mencatat sekitar 15 unit rumah di RT-nya terdampak banjir. Sementara di RT 16, ungkap dia, setidaknya 25 unit rumah terendam banjir.

"Alhamdulillah nggak ada korban jiwa. Tapi, barang-barang elektronik, perabot rumah tangga, dan lainnya nggak selamat," ujarnya.

Raya (30), warga Kampung Sinar Binglu, Kelurahan Way Lunik, memperkirakan puluhan rumah di lingkungan tempat tinggalnya terendam banjir. Satu unit rumah di antaranya, yang berada di dataran rendah, hancur

"Jam 5 sore air mulai masuk. Hujan baru reda jam 12 malam (24.00 WIB). Tinggi air sampai 2 meter," tutur Raya.

"Jangan tanya kalau barang-barang mah, sudah nggak tertolong," imbuhnya.

Halaman
1234
Penulis: heri
Editor: Teguh Prasetyo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved