VIDEO - 2 Bulan, Polres Lamsel Gagalkan Pengiriman 37 Kg Sabu, 261 Kg Ganja, dan 200 Ekstasi

2 Bulan, Polres Lampung Selatan Gagalkan Penyelundupan 37 Kg Sabu, 261 Kg Ganja, dan 200 Ekstasi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA – Selama Februari hingga awal Maret 2019, Satuan Narkoba Polres Lampung Selatan berhasil menggagalkan upaya pengiriman narkoba melalui Pelabuhan Bakauheni.

Narkoba yang diamankan meliputi 37 kilogram sabu, 261,5 kilogram ganja, dan 200 butir pil ekstasi.

Kapolda Lampung Irjen Pol Purwadi Ariyanto mengatakan, barang bukti diamankan di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni.

Selain narkoba, polisi juga mengamankan 23 tersangka, di mana 13 di antaranya merupakan hasil pengembangan yang dilakukan oleh Satnarkoba Polres Lampung Selatan ke sejumlah daerah.

“Pelabuhan Bakauheni masih menjadi jalur yang digunakan jaringan penyelundup narkoba untuk mengirimkan paket barang haram tersebut dari Sumatera ke Jawa. Tetapi kita terus meningkatkan pengawasan di jalur penyeberangan Bakauheni. Ini terbukit dengan banyaknya upaya penyelundupan yang kita gagalkan,” terang Purwadi dalam ekspose di Mapolres Lampung Selatan, Selasa, 12 Maret 2019.

Asyik Pesta Sabu di Kemiling, 6 Pria Diciduk Polresta Bandar Lampung

Jadi Pengedar Sabu, Bocah ABG asal Pesawaran Diringkus

Purwadi mengatakan, salah satu kasus menonjol adalah penggagalan pengiriman 10 kilogram paket sabu yang dibawa menggunakan mobil Toyota Alphard pada 24 Februari lalu.

Apalagi pelaku sempat mengaku kendaraan itu ada kaitannya dengan salah satu Kapolda di Indonesia.

Menurut mantan Wakapolda Metro Jaya ini, hal tersebut hanyalah modus pelaku untuk mengelabui petugas.

“Itu tidak benar. Hanya modus jaringan untuk mengelabui petugas. Tetapi petugas kita melakukan pemeriksaan, bahkan menaruh curiga. Dan pelakunya juga kita amankan,” terang Purwadi.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Lampung yang didampingi Dirnarkoba Kombes Shobarmen dan Kapolres Lampung Selatan AKBP M Syarhan memusnahkan barang bukti.

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 414,31 kilogram ganja, 24,961 kilogram sabu, dan 39.960 butir pil ekstasi.

Pemusnahan ganja dilakukan dengan cara dibakar.

Sedangkan paket sabu dan pil ekstasi sebelumnya dihancurkan dengan blender kemudian dimasukkan ke solar dan dibakar bersama ganja. (tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo/Wahyu Iskandar)

Penulis: Wahyu Iskandar
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved