Tribun Bandar Lampung

Tablig Akbar Polresta Bandar Lampung: Kunci Menerima Perbedaan Adalah Ikhlas

Seratusan warga berkumpul di Aula Saburai mengikuti tablig akbar Polresta Bandar Lampung.

Penulis: Bayu Saputra | Editor: Yoso Muliawan
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
TABLIGH AKBAR - Suasana tabligh akbar gelaran Polresta Bandar Lampung di Aula Universitas Saburai, Rabu (13/3/2019). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Seratusan warga berkumpul di Aula Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai), Kecamatan Langkapura, Bandar Lampung, Rabu (13/3/2019) pagi. Mereka menyimak siraman rohani dari penceramah Khairuddin Yusuf.

Siraman rohani ini bagian dari acara tablig akbar Polresta Bandar Lampung. Temanya terkait peningkatan ukhuwah islamiyah untuk menjaga persatuan, kesatuan, dan keutuhan bangsa.

Dalam ceramahnya, Khairuddin Yusuf mengajak masyarakat membuang penyakit hati.

"Kita harus merajut kebersamaan. Buanglah penyakit hati. Dengan hidup selalu bersyukur, maka kita tidak akan gelisah," pesannya.

Khairuddin juga berpesan agar banyak bersabar dan belajar menerima perbedaan, meskipun tidak suka.

"Kalau kita belajar menerima, insya Allah. Mana ada manusia yang sama semua sifatnya. Sifat kita dengan anak kita saja tidak sama," katanya.

Bagi Khairuddin, kunci supaya mampu menerima dan memahami perbedaan adalah ikhlas.

"Kalau sama sama bisa menerima, maka akan terasa enak. Kuncinya, dengan ikhlas," ujarnya.

Lebih khusus terkait keamanan dan ketertiban masyarakat, Polresta Bandar Lampung kembali mengajak warga bersama sama menjaga kamtibmas.

"Dari tema, kami berharap tercipta keadaan yang aman di tengah masyarakat. Memang, kepolisian secara kontinu berupaya memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Tapi, alangkah baiknya menjaga keamanan dan ketertiban itu kita lakukan bersama sama," jelas Kapolresta Bandar Lampung Komisaris Besar Wirdo Nefisco.

Ada harapan yang mengemuka agar setiap elemen masyarakat memiliki tanggung jawab menjaga kamtibmas.

"Termasuk menjelang Pemilu 2019, masyarakat harus santun dalam berdemokrasi," pesan Kombes Wirdo Nefisco.

Camat Langkapura, Ahmad Husni, juga mengajak warga khususnya di Kecamatan Langkapura agar bersama menjaga kamtibmas.

"Kita ingin semua bersatu padu dalam bingkai keberagaman, meskipun berbeda beda. Kalau semuanya aman, maka imbasnya di sektor apapun akan lancar," katanya.

Dari pihak Pemkot Bandar Lampung, hadir Asisten III Sekretariat Kota Syaprodi mewakili Wali Kota Herman HN. Melalui acara silaturahmi seperti tabligh akbar ini, Syaprodi berharap masyarakat lebih dewasa menyikapi setiap masalah.

"Acara seperti ini bisa menjadi perwujudan silaturahmi antarwarga. Kita berharap semua warga menyelesaikan semua persoalan hidup melalui musyawarah mufakat," ujarnya. (Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved