Gara-gara WhatsApp, Bocah SD Dikeroyok Geng Remaja di Lampung, Korban Dibekap sampai Diinjak-injak

Seorang bocah SD dikeroyok geng remaja berusia belasan tahun. Pengeroyokan diduga akibat percakapan di aplikasi perpesanan WhatsApp.

Gara-gara WhatsApp, Bocah SD Dikeroyok Geng Remaja di Lampung, Korban Dibekap sampai Diinjak-injak
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Pengeroyokan. Gara-gara WhatsApp, Bocah SD di Lampung Dikeroyok Geng Remaja sampai Diinjak-injak. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Seorang bocah SD dikeroyok geng remaja berusia belasan tahun.

Pengeroyokan diduga akibat percakapan di aplikasi perpesanan WhatsApp.

Kasus bocah SD dikeroyok geng remaja kini telah ditangani pihak kepolisian.

Peristiwa tersebut terungkap setelah beredar video bocah SD dikeroyok geng remaja di WhatsApp.

Bocah itu dikeroyok lima orang remaja.

Pengeroyokan diduga karena ketersinggungan dalam percakapan di aplikasi WhatsApp.

Ayah bocah tersebut melapor ke kepolisian begitu mengetahui kejadian itu dari video yang viral di media sosial.

Hendri Dunan (44), ayah siswa SD tersebut, melapor ke Polsek Kedaton pada Rabu (13/3/2019).

Geng Anak Keroyok Siswa SD di Bandar Lampung, Ayah Korban Ungkap Penyebabnya

Ia mengungkapkan, pengeroyokan terjadi pada Selasa (12/3/2019) sore sekitar pukul 16.30 WIB.

"Sudah saya laporkan ke Polsek Kedaton tadi pagi," kata Hendri, Rabu.

Halaman
1234
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved