Tribun Lampung Tengah

BREAKING NEWS - Bupati Loekman Djoyosoemarto Janji Ganti Kerugian Korban Kerusuhan Bumi Ratu Nuban

Pemkab Lampung Tengah akan menginvetarisir kerugian akibat bentrok dua kelompok warga di Kampung Bumiratu, Kecamatan Bumiratu Nuban, Jumat (15/3/2019)

BREAKING NEWS - Bupati Loekman Djoyosoemarto Janji Ganti Kerugian Korban Kerusuhan Bumi Ratu Nuban
Tribunlampung/Syamsir Alam
Bupati Loekman Djoyosoemarto bersama Dandim 0411 Lamteng, Letkol CZI Burhanudin meninjau lokasi tempat terjadinya konflik warga di Bumi Ratunuban. 

Proses perdamaian dilakukan di Nuwo Balak dan Sesat Agung, Jumat (15/3/2019).

Renkonsiliasi penandatanganan perdamaian diwakili tokoh masyarakat Nawawi, didampingi Kepala Kampung Bumi Ratunuban, M Yusuf, serta dari pihak Paguyuban Masyarakat Bersatu (Pambers), Dimiyati didampingi Umar.

Selain itu, rekonsiliasi juga disaksikan Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyo Soemarto, Kapolres AKBP I Made Rasma, dan Dandim 0411 Lampung Tengah Letkol C.Zi, Burhanudin.

Wakapolda Lampung Pimpin Tim Tangani Pertikaian Berujung Maut di Bumiratu Nuban

Kapolres dan Bupati Lampung tengah tandatangani kesepakatan rekonsiliasi kelompok warga yang bertikai, Jumat 15 Maret 2019
Kapolres dan Bupati Lampung tengah tandatangani kesepakatan rekonsiliasi kelompok warga yang bertikai, Jumat 15 Maret 2019 (Tribunlampung/Syamsir Alam)

Inti dari perdamaian itu, kedua belah pihak sepakat tidak akan melakukan tindakan pembalasan atau saling serang dan tindakan anarkis lain yang dapat memicu timbulnya bentrok antar warga.

Selain itu, kedua belah pihak menyerahkan sepenuhnya proses penyelesaian tindak pidana yang terjadi sesuai aturan hukum yang berlaku kepada aparat penegak hukum, dan akan menerima apapun hasil keputusannya.

Selain itu, kedua belah pihak sepakat tidak akan melakukan pengerahan massa dalam penyelesaian permasalahan dan lebih mengedepankan proses musyawarah dan mufakat, serta akan menjalin persaudaraan atau mempererat tali persaudaraan.

Bupati Lampung Tengah, Loekman Djoyosoemarto mengatakan, agar kedua belah pihak mensosialiasikan hasil kesepakatan perdamaian kepada masyarakatnya.

Sehingga harapannya dengan adanya perdaiaman ini semoga tidak akan terjadi lagi perselisihan kembali.

"Semoga kondisi Lampung Tengah yang aman dan damai ini selamanya bisa sama-sama kita jaga. Jangan lagi ada kesalahpahaman antar masyarakat," katanya.

Kapolres AKBP I Made Rasma mengapresiasi langkah cepat kedua belah pihak untuk bersama-sama menyelesaikan kesalahpahaman mereka, serta menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada kepolisian.

"Kami (kepolisian) sanagat mengapresasi rekonsiliasi ini. Semoga dengan begitu kedua belah pihak menghentikan mobilisasi massa dan menahan diri supaya tidak ada lagi kesalahpahaman," ujarnya.

(tribunlampung.co.id/syamsir alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved