6 Jam Bergelut di Jalan Berlumpur, Gadis Asal Bandung Nyaris Kehilangan Nyawa di Lampung

Selama masa kritis, gadis tersebut harus berjibaku dengan jalan berlumpur selama 6 jam guna mencapai rumah sakit.

6 Jam Bergelut di Jalan Berlumpur, Gadis Asal Bandung Nyaris Kehilangan Nyawa di Lampung
Tribunlampung.co.id/Endra Zulkarnaen
Kondisi ruas jalan nasional Rawajitu-Simpang Penawar yang berlumpur. 

Kondisi Aisyah sangat mengkhawatirkan.

Saat itu, kadar trombosit dalam tubuhnya terus menurun hingga mencapai 60 ribu.

Tubuhnya pun sangat lemah akibat terjangkit demam berdarah.

Rabu sore, pihak keluarga langsung membawa Aisyah menuju rumah sakit.

Namun baru berjalan beberapa menit, mobil yang membawa Aisyah terpaksa berhenti.

Hal itu lantaran jalan sama sekali tidak dapat dilewati.

Kondisi tersebut bukan karena sedang ada peristiwa kecelakaan lalu lintas.

Namun, jalanan yang rusak parah membuat kendaraan harus antre untuk melintas.

Saat Seorang Ibu Kalahkan Para Crosser, Pakai Motor Lawas Lalui Jalan Berlumpur

Zaenal, seorang kerabat Aisyah, menuturkan, mobil yang mereka tumpangi harus berhenti berjam-jam karena jalan tidak dapat dilewati.

Jalan poros Rawajitu-Simpang Penawar ketika itu becek dan licin karena habis turun hujan.

Halaman
1234
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved