Tribun Lampung Utara

Berkenalan di WhatsApp, Gadis SMA 16 Tahun di Lampung Utara Diperkosa Residivis 3 Kali

Pria yang diketahui seorang residivis ini diduga memperkosa gadis 16 tahun (sebut saja Bunga), warga Kotabumi Selatan, Lampung Utara.

Berkenalan di WhatsApp, Gadis SMA 16 Tahun di Lampung Utara Diperkosa Residivis 3 Kali
Istimewa
Rio Hadiwijaya (kedua kiri), residivis kasus pencurian warga Komi, Kelurahan Kotabumi Ilir, Kotabumi, Lampung Utara, diamankan polisi karena diduga menggagahi siswi SMA. 

Berkenalan di WhatsApp, Gadis SMA 16 Tahun di Lampung Utara Diperkos Residivis 3 Kali

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Rio Hadiwijaya (20), warga Komi, Kelurahan Kotabumi Ilir, Kotabumi, Lampung Utara, harus berurusan dengan polisi.

Pria yang diketahui seorang residivis ini diduga memperkosa  gadis 16 tahun (sebut saja Bunga), warga Kotabumi Selatan, Lampung Utara.

Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono mengatakan, Rio ditangkap polisi, Kamis, 14 Maret 2019 sekitar pukul 20.00 WIB.

Penangkapan Rio dilakukan seusai polisi menerima laporan keluarga korban.

Korban mengaku diperkosa tersangka pada Minggu, 10 Maret 2019 lalu.

Dari pengakuan Bunga, perkenalan dengan Rio terjadi tiga hari sebelum kejadian melalui aplikasi pesan WhatsApp.

Kemudian keduanya sepakat bertemu.

Siswi SMA Dicabuli 2 Pelajar SMA di Lampung Utara, 2 Hari Dikurung di Ruangan Bekas Studio Musik

Mau Umrah Gratis? Syaratnya Cukup Salat Subuh Berjamaah di Masjid Al-Furqon Way Dadi

VIDEO STREAMING Fulham Vs Liverpool Live beIN Sports Premier League

Rio mengajak Bunga ke rumah temannya berinisial AG di Margodadi, Kelurahan Kotabumi Ilir, Kotabumi. 

Di rumah itulah, Rio yang diketahui residivis kasus pencurian melakukan aksi bejatnya.

Siswa sebuah SMA di Lampung Utara itu digagahi tiga kali.

”Pelaku diduga memperkosa korban sebanyak tiga kali di rumah AG,” jelas Budiman, Minggu, 17 Maret 2019.

Budiman menerangkan, korban tak bisa berbuat banyak saat dipaksa Rio berhubungan badan.

Pasalnya, Rio selalu mengancam membunuh korban bila menolak ajakannya.

”Karena di bawah ancaman itulah, korban takut dan terpaksa menuruti ajakan pelaku,” terang  Budiman. 

Pelaku akan dijerat pasal 81 dan 82 Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak.

Ancaman hukumannya 15 tahun penjara.

“Barang bukti yang ikut diamankan berupa satu helai baju kemeja warna hitam putih, satu helai jilbab kembang-kembang warna putih, serta pakaian dalam korban. Polisi masih memburu AG karena ditengarai ikut terlibat,” tandas Budiman.

Digagahi 8 Orang, Termasuk Ayah dan Paman, Siswi SMA di Lampung Utara Takut Tidur Sendirian

Diperkosa Ayah dan Paman

Kasus kekerasan seksual di Lampung Utara sudah terjadi berulang kali. 

Seorang siswi SMA di Lampung Utara –sebut saja Bunga— menjadi korban kebiadaban yang dilakukan orang-orang terdekatnya.

Selain ayah kandung, paman, dan rekan ayahnya, gadis berusia 17 tahun ini juga digagahi lima orang lainnya.

Keluarga korban pun meminta kepada Kapolri, Kapolda Lampung, dan Kapolres Lampung Utara untuk menangkap semua pelaku.

Berdasarkan keterangan korban, pelaku berjumlah delapan orang.

Namun, baru tiga yang dicokok polisi, yakni ayah kandung, paman, dan rekan ayah korban.

Selain ayah, paman korban, Ma, juga melakukan perbuatan keji itu.

Bahkan, Ng, temah Da, ikut mencicipi tubuh korban.

Peristiwa yang berlangsung sejak 2017 itu terungkap setelah korban bercerita kepada ibu kandungnya.

Naik Ojek Hendak Pergi ke Mal, Saat Tiba di Tempat Sepi Gadis ABG Ini Malah Diperkosa Abang Ojeknya

Setelah kejadian itu, kedua orangtua korban bercerai.

Setelah mendapat laporan, aparat Polres Lampung Utara langsung menangkap Da, disusul Ma, dan Ng.

Kepada petugas di Polres Lampung Utara, Jumat, 5 Oktober 2018, Da membantah dituduh memerkosa anaknya.

"Tidak memerkosa, Pak. Saya minta sama anak saya," katanya dengan polos.

Sementara Ng mengaku menggagahi korban sebanyak lima kali, yakni sepanjang Mei sampai September 2018.

Mirisnya, Da sendiri yang menjual anaknya itu demi membayar utang sebesar Rp 775 ribu kepada Ng.

Siswi SMP Hamil

Kasus serupa dialami AZ (14), warga Kotabumi, Lampung Utara.

DR, ayah AZ, harus menelan pil pahit saat mengetahui anak semata wayangnya sudah hamil lima bulan.

Dengan mengenakan jilbab biru, Minggu, 30 September 2018, siswi kelas 1 SMA ini menceritakan kisah pilu yang dialaminya.

AZ mengaku dua kali dicabuli oleh pria yang merupakan tetangganya sendiri.

Terakhir, AZ dipaksa melayani nafsu bejat pelaku pada tiga bulan lalu di rumah neneknya.

Di bawah ancaman senjata tajam, AZ tak bisa berbuat banyak.

 

AZ tak melaporkan perbuatan pelaku kepada keluarganya karena takut.

“Saya takut. Saya hanya bisa diam dan tak sanggup menceritakannya ke keluarga,” beber AZ saat diwawancarai di kediamannya.

DR, ayah korban, mengaku baru mengetahui kejadian yang dialami anaknya beberapa hari lalu.

Ia tidak menyangka anaknya menjadi korban kelakuan bejat tetangganya.

Perbuatan tersebut terbongkar saat ada perubahan pada perilaku korban. Misalnya, korban sering muntah-muntah.

11 Fakta Gadis Diperkosa 5 Kali Sehari Bergantian, Kakak 120 Kali, Adik 60 Kali, Ayah Berulangkali

VIDEO STREAMING Everton Vs Chelsea Live beIN Sports Premier League

VIDEO Live Streaming Debat Ketiga Cawapres Pilpres 2019, Minggu 17 Maret 2019 Pukul 20.00 WIB

Ketika ditanya, AZ hanya mengaku sedang sakit.

Namun, DR tak percaya begitu saja.

Korban pun dibawa ke seorang bidan.

”Saya ajak dia ke pasar malam. Setelah itu kami periksakan dia ke bidan, dan ternyata positif hamil,” jelas DR. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved