Fakultas Kedokteran Unila dan Prodia Sepakat Kerja Sama Penelitian

Fakultas Kedokteran Unila dan Prodia Sepakat Kerja Sama Penelitian, termasuk transger ilmu pengetahuan.

Fakultas Kedokteran Unila dan Prodia Sepakat Kerja Sama Penelitian
Tribunlampung.co.id/Resky Mertarega Saputri
Direktur Bisnis dan Pemasaran Prodia Dr Indriyanti Rafi Sukmawati (tengah) dan Rektor Unila Prof Dr Ir Hasriadi Mat Akin (kanan) usai penandatanganan kerja sama, Rabu (20/3/2019). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Universitas Lampung (Unila ) dan Prodia menandatangani kerja sama bidang penelitian.

Penandatangan perjanjian kerja sama berlangsung di Lantai 2 Rektorat Unila, Rabu (20/3/2019).

Naskah kerja sama ini ditanda tangani oleh Direktur Bisnis dan Pemasaran Prodia Dr Indriyanti Rafi Sukmawati, Rektor Unila Prof Dr Ir Hasriadi Mat Akin dan Dekan FK Unila Dr dr Muhartono.

Bentuk kerja sama yang dilakukan Prodia dan FK Unila yaitu transfer of knowledge dalam bentuk penelitian terkait faktor kritis dalam pra-analitik, analitik, dan post-analitik suatu pemeriksaan.

"Kerja sama ini saling menguntungkan karena salah satu ilmu yang paling cepat berkembang selain teknologi yaitu kesehatan," Kata Rektor Harsiadi (20/3/2019).

Saat ini Fakultas Kedokteran Unila sudah memiliki program studi di antaranya prodi dokter, komisi dokter, S1 farmasi, dan akan membuka program baru yaitu spesialis paru-paru,

Direktur Bisnis dan Pemasaran Prodia Dr Indriyanti Rafi Sukmawati mengaku senang bekerja sama dengan Unila karena dengan ini koneksi dan ilmu yang didapat semakin baik.

"Prodia sudah bekerja sama dengan 33 universitas ternama di Indonesia yang terdiri dari 31 fakultas kedokteran termasuk FK Unila," ujar Indriyanti.

Indriyanti menjelaskan, Prodia adalah sebuah klinik terbuka.

Pada tahun 2016 dimana misi dari Prodia yaitu untuk diagnosa lebih baik.

Dan Prodi memiliki visi yaitu centee of excellence, dimana prodia ini merupakan klinik terbesar dan sudah memliki 142 cabang.

Didalam acara penandatangan kerja sama juga dirangkai dengan presentasi sejumlah narasumber.

Persentasi pertama membahas tentang Polymorphism in Diabetes Millistus yang di bawakan oleh Dr dr Evi kurniawati.

Sedangkan persentasi kedua membahas tentang Genemic testing and Precision Medicine yang dibawakan oleh Intan Masfufa.

Promo Periksa Fungsi Ginjal di Klinik Prodia Lampung

45 Dosen Dari Delapan Fakultas Unila Ikuti Workshop Pengembangan Instrumen Berbasis OB

VIDEO - Staf Khusus Presiden Jokowi Bicara Soal Revolusi Industri 4.0 di Unila

Tribunlampung.co.id/ Resky Mertarega Saputri)

Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved