Press Tour PT Jasa Raharja Kunjungi Pengrajin Tapis di Negeri Katon Pesawaran

Peserta Press Tour diajak berkunjung ke mitra kerja PT Jasa Raharja, instansi pemerintahan, kunjungan ke mitra binaan.

Press Tour PT Jasa Raharja Kunjungi Pengrajin Tapis di Negeri Katon Pesawaran
Tribunlampung.co.id/Ana Puspita Sari
Peserta Press Tour PT Jasa Raharja mengunjungi perajin tapis di Desa Negeri Katon, Pesawaran, Rabu, 20 Maret 2019. 

Sehingga, saat ini konsumen memiliki pilihan apakah membeli secara offline maupun online produk yang diinginkan.

Tak hanya membeli dalam jumlah kecil (satuan), tidak sedikit konsumen yang lantas membeli dalam jumlah yang besar untuk acara-acara tertentu.

Redawati menambahkan, kelompok perajin tapis di Negeri Katon juga mendapatkan dukungan dari banyak pihak baik dari pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, Bank Indonesia, termasuk PT Jasa Raharja Lampung.

Youtuber Cantik Paopao Ditikam 17 Kali oleh Cewek Teman Kuliah, Ajaib Bisa Bertahan Hidup

Dengan begitu, hasil kerajinan tapis yang dihasilkan juga sampai dipamerkan di anjungan-anjungan di berbagai negara seperti Brunei Darusalam, Malaysia, Hongkong, Amerika Serikat dan Singapura.

Adapun produk yang dihasilkan beragam mulai dari selendang, peci, topi cowboy, baju, kaus, jilbab, tas, clutch, kotak tisu dan masih banyak pernak-pernik lainnya.

Harganya beragam tergantung bahan, motif dan tingkat kerumitan dengan kisaran harga antara Rp 50 ribu - Rp 9 jutaan.

"Paling favorit kalau untuk pembeli di luar negeri itu selendang, topi cowboy, yang unik-unik begitu modelnya," imbuh dia.

Melalui binaan PT Jasa Raharja Cabang Lampung ini, lanjut dia, para perajin berharap kedepan kegiatan usahanya kian meningkat.

Tidak hanya pengembangan kampung tapisnya saja melainkan dari bagian-bagian lainnya untuk menyempurnakan Desa Negeri Katon sebagai desa yang menjadi salah satu tujuan wisata.

"Jadi biar tidak hanya sebatas dikenal sebagai kampung tapis saja tapi bisa juga misalnya mau eksplor kulinernya, belajar Bahasa Lampungnya. Disini banyak yang bisa digali sehingga nanti masyarakat jadi terbantu ekonominya," imbuh dia.

Halaman
1234
Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: Andi Asmadi
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved