Press Tour Jasa Raharja ke Bapenda Lampung - Sebagian Pemilik Kendaraan Bermotor Patuh Bayar Pajak

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor

Press Tour Jasa Raharja ke Bapenda Lampung - Sebagian Pemilik Kendaraan Bermotor Patuh Bayar Pajak
Tribunlampung.co.id/Ana Puspita Sari
Press Tour Jasa Raharja ke Badan Pendapatan Daerah Provinsi Lampung 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

Salah satunya melalui program penagihan door to door kepada wajib pajak yang kurang patuh dalam membayar pajak.

Program ini sudah dilakukan selama tiga tahun terakhir dimulai dari tiga kabupaten di Lampung yakni Kabupaten Lampung Selatan, Lampung Tengah dan Tulangbawang.

Kabid Pajak Bapenda Provinsi Lampung Evi Rahmalia mengatakan, dari 3 juta penduduk di Lampung yang memiliki kendaraan, baru 50 persennya yang patuh membayar pajak.

Kebanyakan yang kurang patuh membayar pajak adalah kendaraan roda dua utamanya bagi yang berada di daerah-daerah terpencil seperti pegunungan atau pulau.

Separuh dari jumlah tersebut atau yang 1,5 juta sedang didata kenapa mereka tidak patuh, salah satunya melalui penagihan secara door to door ini.

"Selama tiga tahun terakhir, hasilnya mulai menunjukkan ke arah yang positif. Mudah-mudahan dalam 2 - 3 tahun kedepan proses data ini sudah bisa clear," jelasnya saat kunjungan Press Tour Jasa Raharja ke Bapenda Lampung, Rabu (20/3/2019).

Turut hadir menyambut Press Tour Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung Piterdono dan jajaran pejabat di Bapenda Provinsi Lampung.

Percepat Pelayanan, Petugas Jasa Raharja Ditempatkan di RS Urip Sumoharjo

Evi menambahkan, jumlah penduduk yang tidak patuh membayar pajak tersebut dibagi dalam beberapa kategori.

Antara lain, kendaraan tersebut sudah dijual sementara pembelinya tidak melakukan balik nama sehingga pajak kendaraan tidak terbayarkan.

Kategori selanjutnya adalah apakah kendaraan tersebut tercuri, sudah menjadi besi tua atau menjadi bukti di kepolisian.

Upaya lainnya yang kini tengah dilakukan adalah dengan melakukan 8 kali razia kendaraan bermotor bekerjasama dengan Jasa Raharja dan kepolisian serta menyediakan samsat keliling untuk pembayaran pajak.

(Tribunlampung.co.id/Ana Puspita Sari)

Penulis: Ana Puspita Sari
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved