Diserang Penyakit Upas, Petani Lada di Air Naningan Tak Berdaya

Petani lada di Kecamatan Air Naningan, Tanggamus tak berdaya menghadapi penyakit upas atau kuning.

Diserang Penyakit Upas, Petani Lada di Air Naningan Tak Berdaya
Tribunlampung.co.id/Tri Yulianto
Suherman menunjukkan pohon lada yang sehat (kanan), Jumat, 22 Maret 2019. Sementara di sebelah kiri adalah pohon lada yang terkena penyakit upasĀ  

Jika tanaman terkena penyakit upas, dalam waktu sepekan langsung mati.

Penyakit itu menyerang tanaman lada di berbagai usia.

Pola mewabahnya pun bervariasi dalam suatu lahan tanam.

Ada yang terserang satu per satu.

Ada juga yang langsung terserang sekaligus di satu kebun.

Keduanya berdampak sama, yakni membuat seluruh tanama habis. 

"Tanaman saya dulu bisa panen satu ton lada, terus kena panyakit itu, akhirnya habis semua. Sekarang tinggal sedikit tanaman. Itu juga tanaman baru. Sebab kalau sudah kena penyakit itu siap-siap menanam baru," terang Suherman. 

Ia mengaku para petani sudah mencoba berbagai upaya, dari pengobatan kimia sampai organik.

Langkah terakhir diberi pupuk organik dari kotoran kambing dan abu.

Namun, itu pun tidak juga berhasil. 

Petani Panca Jaya Senang Belajar Diberi Bibit Lada Perdu

Halaman
123
Penulis: Tri Yulianto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved