Tribun Bandar Lampung

Usai Mendengar Ketok Palu Hakim, Ibu Ini Tiba-tiba Pingsan di PN Tanjungkarang

Seorang ibu jatuh pingsan di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungkarang, Selasa 26 Maret 2019.

Usai Mendengar Ketok Palu Hakim, Ibu Ini Tiba-tiba Pingsan di PN Tanjungkarang
Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
Ibu Pingsan di PN Tanjungkarang 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Seorang ibu jatuh pingsan di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungkarang, Selasa 26 Maret 2019.

Rupanya ibu ini pingsan lantaran anaknya divonis penjara selama 10 tahun atas perkara penyelundupan sabu seberat 3.268,88 gram dari Bogor.

Dalam persidangan tindak pidana tentang narkotika sabu seberat 3.268,88 gram tidak hanya satu terdakwa.

Ada empat terdakwa yang mendengar keputusan majelis hakim yang diketuai Samsudin.

Keempatnya yakni, Andina Rosaslita alias Osay (21) warga Kampung Gunung, Desa Banjar Wangi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

Adinda Dwi Utari (22) warga Jalan Panglima Polim, Gang Mawar Putih 3, Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjungkarang Barat.

Fikriansyah Kesuma alias Akew (25) dan Hairul Solah alias Irul (26) warga Jalan Gatot Subroto, Gang Jati, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras.

Dalam persidangan hakim Ketua Samsudin menyatakan keempat terdakwa terbukti secara sah melakukan perbuatan melawan hukum menyimpan atau memiliki narkotika.

PN Tanjungkarang Mendadak Heboh, Pengunjung Sidang Lari Begitu Melihat Polisi

Kata Samsudin, keempatnya pun terbukti bersalah sesuai pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Untuk itu mengadili Andina Rosaslita, Adinda Dwi Utari, Fikriansyah Kesuma dan Hairul Solah dengan hukuman pidana penjara selama 10 tahun denda Rp 1 miliar subsider 4 bulan," ungkap Samsudin.

Halaman
1234
Penulis: hanif mustafa
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved