Tribun Bandar Lampung

Usai Mendengar Ketok Palu Hakim, Ibu Ini Tiba-tiba Pingsan di PN Tanjungkarang

Seorang ibu jatuh pingsan di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungkarang, Selasa 26 Maret 2019.

Usai Mendengar Ketok Palu Hakim, Ibu Ini Tiba-tiba Pingsan di PN Tanjungkarang
Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
Ibu Pingsan di PN Tanjungkarang 

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sabi'in mengatakan putusan ini lebih rendah tiga tahun dibandingkan dengan tuntutan.

"Tuntutan kemarin 15 tahun," jawab singkat Sabi'in.

Sementara dalam dakwaan, Sabi'in menuturkan kejadian itu bermula saat Adinda mendapat telepon dari Yudianto (DPO) melalui WhatsApp pada Jumat 28 September 2018 sekira jam 12.00 WIB.

"Saat itu Adinda sedang berada di rumahnya di Desa Bantar Jati, Kecamatan Pandu Raya, Kota Bogor," ucapnya.

Lanjut Sabi'in, pada komunikasi tersebut, Yudianto mengatakan meminta tolong Adinda untuk menemani Andina Rosaslita ke Lampung.

"Dek tolong temenin si Osay (Andina Rosaslita) ke Lampung, lalu Adinda menjawab 'Ngapain kak?', dan dijawab Yudianto 'Itu mau nganterin kerjaan (kirim sabu)'," jelas Jaksa Sabi'in.

"Adinda kemudian menjawab lagi 'emang si Osay gak berani?, Yudianto pun menjawab lagi 'berani tapi gak tau jalan'. Saat itu juga, Adinda menyanggupi atas permintaan Yudianto," imbuh Sabi'in.

Kemudian pada pukul 13.00 WIB, Adinda pun menghubungi Andina Rosaslita alias Osay.

Lanjut Sabi'in, dalam percakapannya Osay menanyakan keberadaan Adinda Dwi dan Adinda Dwi menjawab sedang berada di rumah.

Saat itu juga Osay mengajak Adinda untuk membeli tiket di Terminal Botani Square Bogor dengan tujuan ke Lampung.

Halaman
1234
Penulis: hanif mustafa
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved