Tribun Bandar Lampung

Usai Mendengar Ketok Palu Hakim, Ibu Ini Tiba-tiba Pingsan di PN Tanjungkarang

Seorang ibu jatuh pingsan di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Tanjungkarang, Selasa 26 Maret 2019.

Usai Mendengar Ketok Palu Hakim, Ibu Ini Tiba-tiba Pingsan di PN Tanjungkarang
Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
Ibu Pingsan di PN Tanjungkarang 

Kemudian Adinda bertemu dengan Osay dan membeli tiket bus Damri untuk 2 orang seharga Rp440 ribu, setelah itu keduanya pulang ke rumah masing-masing.

Sekira jam 17.30 WIB, Adinda dihubungi kembali oleh Yudianto.

Dalam percakapan itu Yudianto berkata 'Dek kesini ya', Adinda menjawab 'iya kak lagi nunggu magrib'. Si Yudi bilang 'nanti bawa koper ya'.

Lalu Adinda menyanggupinya.

Sekira pukul 18.00 WIB, Yudianto menyerahkan 1 paket besar narkotika jenis sabu kepada Adinda dan Osay di rumahnya yang dimasukkan ke dalam koper.

Beber Sabi'in, Yudianto memberikan arahan kepada Adinda agar narkoba tersebut nantinya diberikan kepada Fikriansyah alias Akew dan Hairul alias Irul.

Di rumahnya tersebut dia (Yudianto) bilang 'nanti kalau selesai hasilnya dibagi dua'. Lalu Adinda dan Osay diberikan uang sebanyak Rp550 ribu sebagai pengganti beli tiket dan uang makan di perjalanan.

Kemudian Adinda dan Osay memberi kabar kepada Akew tentang keberangkatan menuju Lampung.

Pada Sabtu, 29 September 2018 sekira pukul 05.30 WIB keduanya menghubungi Akew bahwa sudah sampai Pasar Panjang.

"Mereka janjian untuk bertemu di depan Hotel Aston dan kurang dari 5 menit Akew dan Irul datang untuk menjemput Adinda dan Osay. Saat itu juga, anggota BNNP Lampung langsung melakukan penangkapan kepada keempatnya," ucap Sabi'in.

Halaman
1234
Penulis: hanif mustafa
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved