Selain Dituntut 15 Tahun Penjara, Zainudin Hasan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp 66,7 Miliar

Jaksa KPK Wawan Yunarwanto mengatakan, Zainudin Hasan wajib membayar uang pengganti sebesar Rp 66.772.092.145.

Selain Dituntut 15 Tahun Penjara, Zainudin Hasan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp 66,7 Miliar
Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
Zainudin Hasan (kanan) seusai menjalani persidangan di PN Tipikor Tanjungkarang, Senin, 1 April 2019. 

Selain Dituntut 15 Tahun Penjara, Zainudin Hasan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp 66,7 Miliar

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Selain hukuman pidana 15 tahun penjara dan pencabutan hak politik, Bupati nonaktif Lampung Selatan Zainudin Hasan juga dijatuhi pidana tambahan.

Jaksa KPK Wawan Yunarwanto mengatakan, Zainudin Hasan wajib membayar uang pengganti sebesar Rp 66.772.092.145 selambat-lambatnya satu bulan setelah putusan majelis hakim bersifat tetap.

"Jika dalam waktu tersebut tidak dikembalikan, maka akan dilakukan penyitaan harta benda. Dan jika harta benda belum mencukupi, maka dipidana penjara selama dua tahun," ungkap Wawan setelah persidangan di PN Tipikor Tanjungkarang, Senin, 1 April 2019.

Wawan menyebutkan, dalam tuntutan ini, pihaknya menyimpulkan bahwa empat dakwaan yang telah disampaikan di depan persidangan terbukti.

"Semua terbukti, yakni pasal 12 a mengenai proyek di PUPR, pasal 12i mengenai dia ikut proyek di PUPR, 12b yakni gratifikasi, kemudian pasal 3 mengenai TPPU," ujarnya.

Meski demikian, Wawan mengakui pihaknya telah melakukan kesalahan dalam pengetikan poin dakwaan kepada Zainudin Hasan.

"Yang salah penulisan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU)," ungkapnya.

Tak Peduli Dituntut 15 Tahun Penjara, Zainudin Hasan Lebih Pikirkan Istrinya yang Alami Pendarahan

Atas kesalahan tersebut, jaksa sempat meminta maaf dan memberikan klarifikasi di hadapan majelis hakim saat membacakan surat tuntutan.

"Kami tadi juga telah memberikan klarifikasi kepada majelis hakim.

Halaman
1234
Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved