Denda Rp 250 Ribu Sudah Berlaku, Jangan Merokok Sembarangan di Kota Ini

Perusahaan swasta dan instansi pemerintahan tidak memasang tanda atau logo larangan merokok akan diberi sanksi berupa denda Rp 50 juta.

Denda Rp 250 Ribu Sudah Berlaku, Jangan Merokok Sembarangan di Kota Ini
Ilustrasi kawasan larangan merokok 

Denda Rp 250 Ribu Sudah Berlaku, Jangan Merokok Sembarangan di Kota Ini

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SURABAYA - Jangan sekali-sekali merokok sembarangan di kota ini.

Pasalnya, ada denda cukup besar menanti jika Anda mengisap rokok di sembarang tempat.

Aturan larangan merokok di sembarang tempat itu berlaku di Kota Surabaya.

Itu setelah DPRD Kota Surabaya mengesahkan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang kawasan tanpa rokok menjadi Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Peraturan itu diputuskan dalam rapat paripurna di gedung DPRD Surabaya, Kamis (4/4/2019).

Wakil Ketua DPRD Surabaya Masduki Toha mengatakan, kawasan tanpa rokok yang dimaksud adalah kantor atau gedung, baik swasta atau kantor pemerintahan.

Selain itu, tempat ibadah, area bermain anak, mal, rumah sakit dan sarana kesehatan juga ditetapkan sebagai kawasan tanpa rokok.

Di sisi lain, kata dia, para pemilik perusahaan, pengelola, maupun pejabat pemerintah wajib memasang tanda kawasan tanpa rokok di kantor atau gedung.

Masduki menegaskan, setiap orang yang melanggar akan dikenai denda Rp 250.000.

Merokok Sambil Bawa Kendaraan Denda Rp 750 Ribu, Ini Penjelasan Dishub Lampung  

Fenomena Siswa Merokok di Bandar Lampung

Halaman
12
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved