Istri Buntuti Suami Jelang Malam, Saat Dipergoki Ternyata Sedang Berhubungan dengan Istri Tetangga

Istri Buntuti Suami Jelang Malam, Saat Dipergoki Ternyata Sedang Berhubungan dengan Istri Tetangga

Istri Buntuti Suami Jelang Malam, Saat Dipergoki Ternyata Sedang Berhubungan dengan Istri Tetangga
Daily Star
Ilustrasi - Istri Buntuti Suami Jelang Malam, Saat Dipergoki Ternyata Sedang Berhubungan dengan Istri Tetangga 

Saat, ini korban YA sementara dirawat di RSUD Kefamenanu.

Sementara itu, suami FML, FS, kabur melarikan diri.

Istri Kadis Bongkar Perselingkuhan Suami dengan Ibu Kadis Sosial

Kasus perselingkuhan dua kepala dinas di dua pemkab di Provinsi Jawa Timur menjadi berbuntut panjang.  

Kasus ini menjadi konsumsi publik setelah TP (52) istri sah IS, Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro melaporkan perselingkuhan sang suami dengan Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan berinisial NW.

TP (52) istri sah IS melaporkan perselingkuhan yang dilakukan suaminya itu ke Mapolda Jatim.

Is, Kadis Perhubungan Bojonegoro dan Istrinya, TP.
Is, Kadis Perhubungan Bojonegoro dan Istrinya, TP. (Kolase/Istimewa)

Kasus perselingkuhan yang dilakukan Aparatur Sipil Negara (ASN) itu terbongkar setelah TP mendapati bukti rekaman video adegan hot di ponsel milik suaminya, sang Kadishub pada Juli 2018 lalu.

TP mengaku sengaja mencari bukti, karena sudah curiga dengan sikap suaminya sejak tahun 2017.

"Curiga sudah lama, karena kadang Sabtu tidak pulang alasannya ada rapat," ungkapnya. 

TP mengaku sudah berusaha menyelesaikan baik-baik masalah tersebut.

Dia juga mengaku sudah bertemu dengan wanita selingkuhan suaminya, NWS.

Saat bertemu, NWS mengakui dan meminta maaf serta tidak akan mengulangi perbuatannya.

"Hubungan suami saya dengan selingkuhannya ternyata sudah sejak tahun 2017, katanya ketemu saat ada kegiatan bersama. Suami saya, sebelum Dishub jadi Kepala Dinsos," jelasnya.

TP mengaku makin geram, karena ternyata permintaan maaf itu hanya sebatas bibir saja. Apalagi, suaminya kemudian mengajukan talak ke Pengadilan Agama Bojonegoro.

TP juga mengaku diancam oleh suaminya apabila menyebarkan foto dan video syur perselingkuhan itu.

"Saya diancam, katanya kalau menyebarkan video itu akan kena (undang-undang) ITE," ujarnya.

Selain dugaan perselingkuhan, TP juga mengadukan keduanya soal pornografi.

"Saya ingin, suami saya dan NWS biar kena Undang-undang Pornografi," ujarnya.

TP juga akan mengadukan suaminya dan NWS ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur dan  ke Badan Kepegawaian Negara (BKN). 

Saat ini, kasus perselingkuhan yang melibatkan dua Kepala Dinas itu sudah memasuki tahap penyidikan Subdit IV Renakta (Remaja, Anak dan Wanita) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan, proses penyidikan ini berdasarkan fakta otentik yaitu adanya laporan resmi dari korban.

Barang Bukti Video Adegan Ranjang

Kombes Frans Barung mengatakan, penyidik telah mengamankan barang bukti berupa video adegan ranjang perselingkuhan yang dilakukan oleh terlapor.

"Ada empat video perselingkuhan dari yang bersangkutan (IS dan NW) sebagai barang bukti penyidikan kasus tersebut," ungkapnya di Mapolda Jatim, Kamis (11/4/2019).

Barung Mangera mengatakan pihaknya memastikan akan memproses kasus perselingkuhan ini sesuai hukum.

Adapun pasal yang disangkakan yaitu tentang perzinaan dan kekerasan psikis dalam rumah tangga Pasal 284 KUHP dan atau Pasal 45 UU Nomor 23 tahun 2004 mengenai penghapusan dalam rumah tangga.

"Pastinya kami akan memanggil saksi dari kedua belah pihak untuk melengkapi berkas permeriksaan kasus perselingkuhan ini," jelasnya.

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Festo Ari Permana membanarkan pihaknya saat ini menangani kasus perselingkuhan yang dilakukan oknum Kepala Dinas Bojonegoro dan Kepala Dinas Kota Pasuruan.

Penyidikan yang dilakukannya saat ini merujuk pada pembuktian video syur adegan perselingkuhan tersebut.

"Pastinya nanti ada pemanggilan saksi-saksi lain yang diperlukan untuk kepentingan penyidikan, jika memungkinkan Sabtu pekan kita panggil yang bersangkutan," ujarnya.

Apakah kedua pelaku perselingkuhan ditahan?

Festo mengatakan penahanan terhadap yang bersangkutan merujuk pada barang bukti dan keterangan saksi-saksi.

Apabila berdasarkan hasil gelar perkara yang bersangkutan dinyatakan terbukti melakukan kejahatan perzinaan dan kekerasan psikis dalam rumah maka bisa dilakukan penahanan.

"Keduanya (IS dan NW) berpotensi tersangka jika terbukti melakukan perzinaan sesuai pasal yang disangkakan," terangnya.

Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved