'Ikar Capek Nyusahin Mamak', Pemuda Ini Tinggalkan Wasiat di Surat Suara lalu Bunuh Diri

'Ikar Capek Nyusahin Mamak', Pemuda Ini Tinggalkan Wasiat di Surat Suara lalu Bunuh Diri

'Ikar Capek Nyusahin Mamak', Pemuda Ini Tinggalkan Wasiat di Surat Suara lalu Bunuh Diri
tribun lampung / hanif
Pemuda bunuh diri di Bandar Lampung tinggalkan pesan di balik surat suara 

Sementara itu, Remi (33) kerabat korban mengaku jika korban memang sedang ada konflik dengan istrinya.

"Katanya ada konflik sama istrinya, memang dia tinggalnya di tempat mertuanya, tapi sudah beberapa minggu di sini," ucapnya.

Remi pun sempat membaca pesan terakhir korban yang ditulis di balik surat hak pilih Pilpres dan Pileg milik ibunya.

"Dia ninggalin surat, isinya pak mak minta maaf sama bapak sama mamak udah nyusahin mamak," ungkapnya sembari mengingat.

"Septi mudah-mudahan sukses, nah Septi ini adeknya yang perempuan.

Di bawahnya gua cinta elo Ka, maksudnya Ka itu Riska itu istrinya, terus 15 itu tanggal jadian mereka kalau gak salah," jelasnya.

Remi pun menambahkan jika korban akan langsung dimakamkan sore ini juga.

"Sore ini dimakamkan langsung, masih nunggu visum di Rumah Sakit," tandasnya.

Sementara itu Kapolsek Kedaton Kompol Abdul Mutholib belum bisa dikonfirmasi, saat dihubungi tidak ada jawaban.

Berikut isi surat wasiat yang ditulis di surat suara Pilpres:

Halaman
1234
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved