Jokowi-Ma'ruf Sapu Bersih Kemenangan di Semua TPS Kabupaten Puncak Papua

Jokowi-Ma'ruf Sapu Bersih Kemenangan di Semua TPS Kabupaten Puncak Papua

Jokowi-Ma'ruf Sapu Bersih Kemenangan di Semua TPS Kabupaten Puncak Papua
(Humas KPUD Puncak)
Bupati Puncak Willem Wandik sedang menyalurkan suaramya ke dalam Noken yang digunakan sebagai pengganti kotak suara (17/04/2019). Jokowi-Ma'ruf Sapu Bersih Kemenangan di Semua TPS Kabupaten Puncak Papua 

Jokowi-Ma'ruf Sapu Bersih Kemenangan di Semua TPS Kabupaten Puncak Papua

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Ketua KPUD Kabupaten Puncak, Yopi Wonda, menyebut Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 01 Joko Wirodo-Ma'aruf Amin menang diseluruh TPS yang ada di daerah tersebut.

Pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 di Kabupaten Puncak, Papua, menggunakan Sistem Noken/Ikat dan terdapat 606 TPS dengan jumlah DPT mencapai 158.330 orang.

"Untuk capres kami sudah dapat info, dimana capres 01 sudah meraih suara hampir seratus persen menang di semua TPS, meski kita masih harus menanti hasil resmi saat pleno nanti," ujarnya melalui rilis, Rabu (17/04/2019).

Namun untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) ia mengaku belum mendapatkan informasi mengenai perolehan suara.

Sementara Bupati Puncak, Willem Wandik, mengungkapkan sebelum pelaksanaan Pemilu Serentak 2019, masyarakat di daerah tersebut, melalui tokoh-tokoh adat sudah bersepakat memberikan dukungan kepada pasangan Capres dan Cawapres 01.

Dengan penggunaan sistem noken/ikat yang telah diperbolehkan oleh Mahkamah Konstitusi, memungkinkan untuk pasangan tertentu memperoleh suara mutlak.

"Seperti yang sudah saya sampaikan dari awal, bahwa masyarakat di Kabupaten Puncak dari awal sepakat membungkus suara untuk pasangan Jokowi-Amin,

dan terbukti sampai sore ini, dari data lapangan yang kami peroleh, hampir 158 ribu suara dari masyarakat Puncak, semuanya diberikan ke Jokowi-Amin," tuturnya.

Pelaksanaan Pemilu Serentak 2019 di Kabupaten Puncak, kata Wandik, berlangsung dengan tertib dan aman.

Hingga kini ia mengaku belum mendapat laporan mengenai adanya masalah di lokasi TPS.

"Harapan kami Polri dan TNI, pemerintah daerah, kondisi ini bisa aman sampai dengan perhitungan suara dan pleno, tetap terjaga keamanannya dan proses ini bisa berjalan aman dan lancar," katanya.

Sementara di Jayapura, KPU memutuskan pemungutan suara ualgn di 744 TPS. Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Jayapura memutuskan 744 Tempat Pemungutan Suara ( TPS) yang tersebar di Distrik Abepura dan Jayapura Selatan akan menggelar Pemilu susulan.

Hal tersebut diputuskan karena hingga Rabu siang (17/04/2019), logistik Pemilu masih berada di gudang KPU. "Kami terlambat menerima formulir C1 dan C7.

Kami juga terlambat pada saat pleno DPTHP tingkat provinsi pada tanggal 12 April 2019. Setelah kami menerima hasil pleno DPTHP itulah baru kami bisa melakukan download untuk diperbanyak dan dikirim ke TPS-TPS," ujar Ketua KPU Kota Jayapura, Oktovianus Injama, di Jayapura, Rabu (17/04/2019).

KPUD Kota Jayapura diakuinya juga mengalami kendala dengan format C6 (surat undangan pemilih) karena format yang diterima KPUD Kota Jayapura dari KPU Papua berupa format C6 KWK.

Sebagai informasi 744 TPS yang ditunda pelaksanaan Pemilu tersebut diantaranya 369 TPS di Distrik Abepura dan 375 TPS di Distrik Japsel.

Sementara Ketua KPU Papua Theodorus Kossay menjelaskan, keputusan penundaan tersebut merupakan hasil rapat bersama antara KPU Provisni, KPU Kota Jayapura dan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kota Jayapura.

Terkait hal tersebut, Kapolda Papua, Irjen Pol. Martuani Sormin mengatakan pihaknya akan melakukan pegamanan secara menyeluruh terhadap proses Pilkada di Papua khususnya di Papua.

"Proses ini akan kami kawal. Dari hasil koordinasi kami dengan pihak KPUD Kota Jayapura dan KPU Papua bahwa akan dilakukan Pilkada susulan di dua distrik. Untuk itu, pengamanan akan dilakukan sehingga tidak ada kecurangan disaat prosesnya nanti," cetusnya.

Daftar Lembaga yang Hasil Quick Count atau Hitung Cepat Menangkan Jokowi-Maruf

Pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul sementara atas pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count delapan lembaga atas Pilpres 2019, Rabu (17/4/2019).

Berikut rangkuman hasil quick count delapan lembaga hingga pukul 17.25 WIB:

1. Litbang Kompas data 76,75 persen

Jokowi-Ma'ruf: 54,28 persen Prabowo-Sandiaga: 45,72 persen

2. Indobarometer data 75,42 persen

Jokowi-Ma'ruf: 53,81 persen Prabowo-Sandiaga: 46,19 persen

3. Charta Politika data 85,9 persen

Jokowi-Ma'ruf: 54,17 persen Prabowo-Sandiaga: 45,83 persen

4. Poltracking Indonesia data 81,35 persen

Jokowi-Maruf: 54,87 persen Prabowo-Sandiaga: 45,13 persen

5. Indikator Politik Indonesia data 79,9 persen

Jokowi-Maruf: 54,44 persen Prabowo-Sandiaga: 45,56 persen

6. SMRC data 82,19 Persen

Jokowi-Maruf: 54,92 persen Prabowo-Sandiaga: 45,08 persen

7. LSI Denny JA data 91,10 persen

Jokowi-Maruf: 55,28 persen Prabowo-Sandiaga: 44,72 persen

8. CSIS dan Cyrus Network data 88,36 persen

Jokowi-Maruf: 55,81 persen Prabowo-Sandiaga: 44,19 persen.

Disclaimer

Hasil quick count ini bukan hasil resmi. KPU nanti akan melakukan rekapitulasi secara berjenjang untuk menetapkan pemenang Pilpres 2019.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi-Ma'ruf Menang di Semua TPS di Kabupaten Puncak Papua"

Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved