Tribun Lampung Selatan

Petambak Lampung Selatan Keluhkan Harga Udang Turun Sejak Awal 2019

Para petambak udang fanami di pesisir Lampung Selatan mengeluhkan harga udang terus turun sejak awal tahun lalu.

Petambak Lampung Selatan Keluhkan Harga Udang Turun Sejak Awal 2019
Tribunlampung/Dedi
Petambak udang Pesisir Pantai Ketapang. 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Para petambak udang fanami di pesisir Lampung Selatan mengeluhkan harga udang terus turun sejak awal tahun lalu.

Saat ini harga udang fanami ukuran 100 (100 ekor per kilogram) kisaran Rp 40 ribu-Rp 50 ribu.

Rizal, petambak udang di Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi Lampung Selatan menjelaskan, harga udang akhir tahun lalu harga masih Rp 64 ribu per kilogram (kg) ukuran 100.

“Awal tahun harga udang sudah mulai turun. Saat itu harga udang Rp 50 ribu per kilogram,” kata dia, kamis (18/4/2019).

Setali tiga uang, harga udang ukuran 80 ekor per kg turun dari Rp 67 ribu menjadi Rp 60 ribu per kg.

Cerita Korban Tsunami Lampung Selatan Ikut Pemilu 2019, Antusias Hadir di TPS Hunian Sementara

Udang fanami ukuran 50 ekor per kg kini Rp 80 ribu per kg Sebelumnya bisa mencapai Rp 100 ribu.

“Pusing juga kita kalau harga udang turun terus. Saat ini dengan harga size 100, kini tidak lagi mendapatkan hasil yang mengembirakan".

"Karena biaya pakan dan perawatan udang cukup mahal,” ujar Rizal.

Slamet petambak lainnya di Desa Pematang Pasir, Kecamatan Ketapang menambahkan, selain harga yang terus turun, para petambak prihatin serangan hama berak putih (kotoran putih).

2 Pekan Jelang Bulan Ramadan, Harga Bawang Merah di Lampung Selatan Tembus Rp 40 Ribu Per KG

“Hama ini membuat proses pertumbuhan udang lamban. Sementara pakan yang diberikan tetap".

"Akibatnya jumlah pakan meningkat untuk mengejar size yang diinginkan,” ujarnya.

Slamet menerangkan, kolam ukuran seperempat hektare persegi, jumlah bibit 150 ribu benur biasanya bisa menghasilkan sekitar 1 ton udang.

Waktu tunggu 2,5 bulan hingga 3,5 bulan dengan pola budidaya intensif. (*)

Tags
Udang
Penulis: Dedi Sutomo
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved