Tribun Tulangbawang Barat

Pasokan Air Way Rarem Akan di Setop Akhir April, Petani di Tubaba Nekat Tanam Padi di Musim Gadu

Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dipastikan tidak dapat melaksanaan tanam padi musim kedua (Gadu) tahun ini.

Pasokan Air Way Rarem Akan di Setop Akhir April, Petani di Tubaba Nekat Tanam Padi di Musim Gadu
Tribun Lampung
Ilustrasi - Pasokan Air Way Rarem Akan di Setop Akhir April, Petani di Tubaba Nekat Tanam Padi di Musim Gadu 

”Hasil komunikasi kami dengan pihak Way Rarem, diputuskan akan ditutup pada akhir April,” ungkap Yayit Zamhuri.

Atas kondisi itu, Dinas Pertanian Tubaba tidak menyarankan para petani di daerah setempat melaksanakan gadu.

Sebab selama ini, pasokan air dari Way Rarem merupakan kebutuhan vital air dalam budidaya padi teknis irigasi.

”Padi bukan tanaman air, tapi membutuhkan air. Sedangkan sawah teknis irigasi di Tubaba seluas 8.100-an hektar masih bergantung pada pasokan air dari waduk Way Rarem,” terangnya.

Dirinya tidak menampik masih ada petani yang nekat untuk malaksanakan gadu.

Bahkan berdasarkan informasi dan pantauan yang dilakukan ada sekitar 600 hektar sawah yang sekarang sudah ditanami padi oleh petani.

“Kebanyakan (tanam gadu) yang panen Februari-Maret. Tapi kami tidak menyarankan itu, karena pasokan air akan segera ditutup, lagipula informasi tidak adanya gadu sudah kami sampaikan sejak jauh hari,” tandasnya.

Dengan tidak adanya gadu, pihaknya justru menyarankan agar petani menanami sawahnya dengan tanaman palawija, seperti Jagung dan Kedelai.

(tribunlampung.co.id/endra zulkarnaen)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved