Tribun Bandar Lampung

Rotasi 13 Pejabat Eselon II, Gubernur Ridho 3 Kali Tekankan Integritas

Menjelang berakhirnya masa jabatan pada 2 Juni 2019, Gubernur Lampung M Ridho Ficardo melakukan rotasi pejabat eselon II.

Rotasi 13 Pejabat Eselon II, Gubernur Ridho 3 Kali Tekankan Integritas
Tribun Lampung/Noval Andriansyah
Gubernur Lampung M Ridho Ficardo melantik 13 pejabat tinggi pratama atau eselon II hasil rotasi di lingkungan Pemprov Lampung, Selasa (16/4/2019). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Menjelang berakhirnya masa jabatan pada 2 Juni 2019, Gubernur Lampung M Ridho Ficardo melakukan rotasi pejabat tinggi pratama atau eselon II. Total ada 13 pejabat eselon II yang terkena kebijakan rotasi tersebut.

Pelantikan 13 pejabat eselon II untuk menempati posisi baru itu berlangsung pada Selasa (16/4/2019) sore. Bertempat di lantai 3 Balai Keratun, kompleks kantor Pemprov Lampung, Ridho melantik langsung para pejabat tersebut.

Selain melantik pejabat struktural, Ridho juga melakukan merotasi Jabatan Fungsional sebanyak 52 orang. Termasuk, merotasi jabatan Kepala Sekolah SMA/SMK sebanyak 98 orang.

Dalam sambutannya, Ridho menyatakan rotasi jabatan di pemerintah daerah merupakan hal biasa dan lumrah. Ia pun menekankan soal integritas dalam pelaksanaan tugas untuk pembangunan Lampung yang lebih baik.

Mengenai integritas ini, Ridho bahkan memberi penekanan hingga tiga kali saat membacakan sumpah janji jabatan.

“Kenapa sampai tiga kali? Karena, menjadi pejabat harus menjunjung tinggi integritas untuk masyarakat. Ini saya tekankan kepada pejabat struktural, bukan ke jafung (jabatan fungsional),” kataNYA.

Bahkan, Ridho mempersilakan pejabat yang tidak bersedia melaksanakan tugas dengan integritas tinggi di bawah kepemimpinannnya agar langsung mengundurkan diri.

“Saya tunggu sampai magrib. Ini ada kertas, ada pulpen. Siapa yang tidak berkenan melaksanakan tugas dengan integritas di bawah kepemimpinan saat ini, silakan tanda tangan di kertas untuk mengundurkan diri,” tegas Ridho dengan nada bicara agak meninggi.

Kepada awak media usai melantik, Ridho menyatakan hanya mengingatkan para pejabat tersebut agar menjaga integritas. Tujuannya demi roda pemerintahan tetap berjalan baik dan lancar.

“Dalam situasi seperti ini kan perlu dijaga, agar situasi organisasi tetap baik untuk masyarakat. Apalagi, saat ini sedang dalam situasi pilpres dan pileg, yang tentunya perlu mendapat perhatian. Saya harus mengingatkan teman-teman untuk tetap pada jalur, menjaga etika, integritas ASN (aparatur sipil negara),” ujarnya.

Halaman
1234
Penulis: Noval Andriansyah
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved