Pedagang di Padang Banting TV Kesal Lihat Prabowo-Sandi Kalah, Video Banting TV Lagi Viral di Medsos

Video viral Sabtu 20 April 2019, Fajar Purnama mengamuk. TV berbentuk flat itu diangkat lalu dibanting ke lantai hingga hancur.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PADANG - Pedagang di Padang Pariaman kesal melihat tayangan TV terkait hasil quick count pilpres. Pasangan jagoannya, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kalah dan yang menang justru Jokowi-Ma'ruf Amin.

Dalam video viral yang diperoleh Tribun, Sabtu (20/4/2019), pria yang bernama Fajar Purnama Putra (29) itu pun mengamuk. TV berbentuk flat itu diangkat lalu dibanting ke lantai hingga hancur.

Tak berhenti sampai di situ, Fajar kemudian menginjak-injaknya.

Setelah itu, Fajar membawa televisi itu dan membantingnya di lantai halaman rumah.

Video itu disertai keterangan yang berbunyi "Tidak mau nonton berita bohong tentang quick count, abang ini rela hancurkan TV-nya".

Di media sosial, video warga yang membanting TV karena kesal melihat tayangan quick count di mana jagoannya kalah, bukan hanya dilakukan Fajar.

Ada beberapa video lainnya yang dilakukan orang berbeda. Mereka sama-sama membanting TV karena pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kalah dalam tayangan quick count.

Fajar adalah pedagang di Tarok City, Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat.

TERBARU Hasil Pilpres 2019 dalam Hasil Real Count KPU, Peta Menang Kalah Suara Jokowi vs Prabowo

Hasil Quick Count Rakata Institute, 2 Wartawan Kuasai Dapil VI DPRD Lampung

Bawaslu: Jangan Coba Geser Suara, Ancaman Pidana Menanti Caleg dan Penyelenggara!  

Dia mengaku kesal dan menghancurkan televisinya setelah menyaksikan hasil quick count atau hitung cepat yang ditayangkan stasiun televisi pada Rabu malam 17 April 2019.

Fajar yang mengaku sebagai pendukung fanatik calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto kecewa karena hasil perolehan suara dalam quick count yang ditayangkan di televisi menunjukkan pasangan Prabowo-Sandiaga Uno kalah, berbeda dengan hasil polling yang didapatnya di media sosial.

Halaman
12
Editor: Andi Asmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved