Teror Bom di Sri Lanka

BERITA TERBARU Ledakan Bom Gereja dan Hotel di Sri Lanka - Ketua Umum GP Ansor Sampaikan Duka

Berita terbaru ledakan bom gereja dan hotel di Sri Lanka saat perayaan Paskah Minggu (21/4/2019), Ketua Umum PP GP Ansor mengutuk serangan tersebut.

BERITA TERBARU Ledakan Bom Gereja dan Hotel di Sri Lanka - Ketua Umum GP Ansor Sampaikan Duka
Tribunnews.com/ Dennis Destryawan
Ilustrasi - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, di Wonosobo, Jawa Tengah, Rabu (27/3/2019). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Berita terbaru ledakan bom gereja dan hotel di Sri Lanka saat perayaan Paskah pada Minggu (21/4/2019), Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Yaqut Cholil Qoumas mengutuk serangan tersebut.

Diberitakan kantor berita AFP, sebanyak 8 ledakan bom terjadi dalam satu hari dalam ledakan bom gereja dan hotel di Sri Lanka pada Minggu (21/4/2019) tersebut.

Diwartakan India Today, setidaknya 185 orang tewas dalam kejadian ledakan bom gereja dan hotel di Sri Lanka tersebut.

Sementara, lebih dari 400 warga lainnya terluka.

Ketua Umum PP GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, mengutuk aksi teror bom tersebut.

"Kami mengutuk keras tindakan keji, biadab, dan tidak berperikemanusiaan saat umat Nasrani tengah merayakan Paskah," tegas Yaqut, Minggu (21/4/2019).

Yaqut menyatakan duka cita mendalam atas kejadian tersebut.

Ia juga meminta masyarakat Indonesia memanjatkan doa kepada yang meninggal, semoga mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, yang luka cepat sembuh dan kembali dapat beraktivitas.

BERITA TERBARU Ledakan Bom Gereja dan hotel di Sri Lanka - Polisi Beri Peringatan 10 Hari Sebelumnya

Atas nama dan agama apapun, tindakan pengeboman terhadap tempat ibadah dan umat yang sedang merayakan Paskah, sudah mencoreng nilai-nilai kemanusiaan.

"Ansor yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan seperti tertuang dalam tiga konsep ukhuwah, yakni Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah, dan Ukhuwah Basyariah untuk menciptakan peradaban yang damai dan saling percaya antarsesama manusia, mengajak seluruh agama, umat manusia untuk bersama-sama menolak tindakan radikalisme dan terorisme yang mengorbankan nyawa manusia atas nama agama, politik, etnis, suku maupun ras," tandasnya.

GP Ansor, lanjut Yaqut, menyerukan kepada semua pemimpin agama dan pemimpin politik di dunia untuk mengakhiri semua bentuk kekerasan dalam upaya melakukan 'klaim kebenaran' ataupun 'menggunakan segala cara' dalam mencapai tujuan politik.

Halaman
1234
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved