Tribun Metro

445 Rumah Tangga Masih Berprilaku BAB Sembarangan

Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengaku terus berupaya melakukan percepatan pencapaian target universal akses bidang sanitasi

445 Rumah Tangga Masih Berprilaku BAB Sembarangan
TRIBUNLAMPUNG/INDRA SIMANJUNTAK
TRIBUNLAMPUNG/INDRA SIMANJUNTAK SANITASI - Pemkot Metro bersama Yayasan Konservasi Way Seputih menggelar rapat membahas percepatan pencapaian target universal akses bidang sanitasi di wilayah Metro, Selasa (23/4). 

445 Rumah Tangga Masih Berprilaku BAB Sembarangan

Laporan Reporter Tribun Lampung Indra Simanjuntak 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Pemerintah Kota (Pemkot) Metro mengaku terus berupaya melakukan percepatan pencapaian target universal akses bidang sanitasi di wilayah setempat.

Sekretaris Kota (Sekkot) Metro Nasir AT menyampaikan, masih ada 445 rumah tangga yang tersebar di 22 kelurahan yang masih berprilaku BABS atau belum memiliki sarana sanitasi yang aman dan sehat.

Melalui instruksi wali kota, ia mengaku, dilakukan gerakan serentak untuk Metro ODF. Melalui penyadaran dan penyediaan sarana sanitasi sehat yang didukung dari alokasi dana kelurahan sebagai stimulan penyediaan sarana sanitasi sehat.

Soal Perbaikan Sanitasi, Bappeda Lampung: Pendampingan Masyarakat Jadi Kunci

"Kita akan segera selesaikan dalam waktu dekat, bagi rumah tangga yang belum Open Defecation Free (ODF), lurah, camat harus siap, dan terus berupaya untuk menuntaskan, budget dan regulasi juga kita siapkan, Metro siap deklarasi ODF pertengahan tahun ini," tukasnya saat rapat bersama tim Voice for Change Program, Selasa (23/4).

Sementara Direktur Eksekutif YKWS Febrilia Ekawati menilai, poin penting dalam mewujudkan universal akses sanitasi adalah komitmen dari pemerintah daerah maupun seluruh masyarakat.

Tahun 2017 Kabupaten Pringsewu telah dideklarasikan sebagai kabupaten ODF secara akses, disusul ODF dari Kabupaten Way Kanan pada bulan Maret lalu. Dimana semua berawal dari komitmen pimpinan daerah dan didukung seluruh para pihak.

Masuk Nominasi PPD 2019, Pringsewu Andalkan Program Sanitasi

Adapun Wali Kota Achmad Pairin sebelumnya mengaku, akses sanitasi di Kota Metro telah mencapai angka 99,56 persen. Pihaknya berkomitmen menuntaskan dan menjadikan Bumi Sai Wawai kota Open Defecation Free (ODF) dengan predikat 100 persen pada bulan Juni 2019.

Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) yang tergabung dalam tim Voice for Change Program mendorong adanya regulasi untuk menjaga eksistensi prilaku hidup sehat.

"Perlu dibuat regulasi baik dari tingkat kota hingga kelurahan yang mengatur tentang perilaku hidup sehat dan saniter melalui penerapan lima pilar STBM," tukas Direktur Eksekutif YKWS Febrilia Ekawati.

Ia menilai, poin paling penting adalah menjaga eksistensi untuk terus ODF. Sehingga warga tidak kembali berprilaku BABS. Karenanya, penanganan ODF sangat penting. Pun demikian monitor dan evaluasi harus terus dilakukan setiap bulan.

"Bisa dengan membuat gerakan bersama seperti di Pringsewu ada Satgas ODF, di Way Kanan ada Densus 8485. Dan semoga di Kota Metro ada inovasi gerakan juga untuk mempertahankan sebagai ODF atau kota STBM jika nanti terwujud 100 persen," tuntasnya.(dra)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved