ILC TV One Selasa 23 April 2019 Setop Tayang, Karni Ilyas Ungkap Penyebabnya

ILC TV One Selasa 23 April 2019 Setop Tayang, Karni Ilyas Ungkap Penyebabnya

ILC TV One Selasa 23 April 2019 Setop Tayang, Karni Ilyas Ungkap Penyebabnya
youtube via tribun-timur.com
Ilustrasi - ILC TV One Selasa 23 April 2019 Setop Tayang, Karni Ilyas Ungkap Penyebabnya 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Kabar terbaru datang dari Karni Ilyas.

Pembawa acara ILC TV One itu datang dengan kabar, yang mungkin sebagian besar orang tak mengenakan.

Karni Ilyas lewat akun resmi Twitter dan Instagram, Senin 22 April 2019, memberi kabar akan mengambil cuti.

Dalam keterangannya, jurnalis senior itu menyatakan sudah setahun ini tidak cuti dari ILC TV one.

"Selama hampir setahun ILC sudah bekerja memberikan informasi, pendidikan publik dan ikut mengawal dari kampanye sampai pemilu," tulisnya.

Karni Ilyas lalu melanjutkan bahwa dirinya mulai cuti Selasa 23 April 2019.

"Karena itu mulai Selasa besok, saya memutuskan untuk mengambil cuti. Mohon maaf dan sampai ketemu ILC ya," imbuhnya.

Tweet Karni Ilyas pun dibanjir komentar netizen.

Namun sebagian besar menyayangkan langkah Karni Ilyas.

Tak hanya itu, tuduh-tuduhan tak berdasarkan pun diarahkan padanya.

Diketahui, ILC TV One tanyang terakhir Selasa 16 April 2019.

Tema yang dibahas Saatnya Damai Bersenandung Kembali.

Tema tersebut pun mendapat respons beragam dari netizen.

Ada yang menyambut positif tema itu karena sebelumnya tema-tema ILC mengangkat tema-tema panas sebelum tiba masa tenang Pemilu 2019.

Ada juga yang meminta tema ILC direvisi karena masih banyak tema-tema lain yang menguras
perhatian dan jadi perbincangan publik saat ini.

Sebut saja, fitnah terhadap Ustadz Abdul Somad, surat suara tercoblos di Malaysia dan kisruh
Pemilu Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri.

Berikut respon warganet di akun Instagram @presidenilc :

@cristiantodedy : Sangat adem judulnya. Semoga narasumber yang dihadirkan juga semua bisa
adem

@fadlimuhammad1448 : Mantap nih judulnya datuk, saya suka saya suka biar adem semua

@mochsuhari : Paling jago emang kakek karni buat judul @presidenilc

@guguntripleg : Mending libur dulu om ILC ny @presidenilc kn msa tenang,gmna mau damai yg ada sedang bergejolak.

@_calon.jenazah : bang karni kenaoa ga bahas tentang penyebar hoax dan fitnah terhadap tuan
guru @ustadzabdulsomad

@baiduri.cahaya : masih ada ILC...tapi ganti judul donk p @Karni....Akibat PILPRES memanas
berimbas ke UAS...

@mbagasc : Bahas pencoblosan diluar negri kayanya lebih asik pa

@bmjanto : judul mendinginkan TETAPI banyak pelurusan yg masih harus diselamatkan, kasus Malaysia, Jerman...perlu dikuruskan segera...

@adamm_whd : kenapa judulnya engga, surat suara tercoblos dimalaysia @presidenilc

@adamm_whd : please dong @presidenilc , judulnya surat suara tercoblos

Tidak hanya melalui akun Instagram, tema ILC pada Selasa (15/04/2019) juga diinformasikan
oleh Karni Ilyas melalui akun Twitternya @karniilyas.

"Dear Pencinta ILC: Diskusi kita besok, Selasa Pkl 20.00 WIB berjudul "Saatnya Damai
Bersenandung Kembali". Selamat menyaksikan. #ILCDamaiBersenandungKembali @ILCtv1,"
cuit Karni Ilyas.

Sama tak ubahnya dengan akun Instagramnya, cuitan Karni Ilyas langsung mendapat ragam tanggapan dari para warganet.

Ada yang menyambut positif tema itu karena sebelumnya tema-tema ILC mengangkat tema-tema panas sebelum tiba masa tenang Pemilu 2019.

Ada juga yang meminta tema ILC direvisi karena masih banyak tema-tema lain yang menguras
perhatian dan jadi perbincangan publik saat ini.

Berikut respon netizen di akun Twitter @karniilyas :

@Robihimovic1 : Setidaknya besok tolong pak di masukan segmen pencegahan keksiruhan, masyarakat agar bisa memilih dengan tenang, dan tidak terjadi seperti pemilihan d luar negeri...

@setiawanbp3 : Hari tenang, hrs menjaga situasi yg kondusif Kalau diskusi ILC mampu
menciptakan situasi Negeri ini dg baik, berarti ILC heBAT. Mudah²an Bang Karni mampu
meracik diskusi yg seHAt, demi memajukan Indonesia kedepan. Aaminn.

(Tribunlampung.co.id/Taryono)

Editor: taryono
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved