Tribun Way Kanan

Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya Minta 2.483 Kelompok Tani Rutin Ikut Penyuluhan

Adipati menerangkan petani sebagai pelaku utama dan mempunyai peran strategis keberhasilan pembangunan pertanian.

Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya Minta 2.483 Kelompok Tani Rutin Ikut Penyuluhan
ist
Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya membuka Grand Final sekaligus Penutupan Lomba Asah Terampil Petani Tingkat Kabupaten di Kampung Way Agung, Kecamatan Buay Bahuga, Jumat (26/4/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BLAMBANGAN UMPU - Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya membuka Grand Final sekaligus Penutupan Lomba Asah Terampil Petani Tingkat Kabupaten di Kampung Way Agung, Kecamatan Buay Bahuga, Jumat (26/4/2019).

Adipati menerangkan, petani sebagai pelaku utama dan mempunyai peran strategis keberhasilan pembangunan pertanian.

Untuk itu, perlu dilakukan berbagai usaha untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan petani.

“Kelompok Tani merupakan tempat untuk memperkuat kerja sama diantara sesama petani di dalam kelompok tani maupun antar kelompok tani serta pihak lain".

55 Pasutri di Way Kanan Ikut Sidang Isbat Nikah

"Sehingga diharapkan usaha tani yang dijalankan petani lebih efisien, maju dan menguntungkan,” ujarnya dalam rilis diterima Tribun.

Saat ini kelompok tani di Kabupaten Way Kanan yang sudah terdata dan teregistrasi berjumlah 2.483 kelompok.

Tugas penyuluh pertanian untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan petani melalui kegiatan penyuluhan dan pembinaan terhadap kelompok tani dan petani beserta keluarganya. 

Menurut Adipati, momen penting dalam Lomba Asah Terampil Petani sebagai media pengembangan diri, menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, mengasah keterampilan dan menggali potensi diri bagi para petani.

Tujuan akhirnya, mendapatkan petani yang handal dan berdaya saing.

Rawan Bencana Banjir dan Kebakaran Hutan, Pemkab Way Kanan Gelar Pelatihan Kebencanaan

"Lomba ini jangan dijadikan sebagai ajang untuk mengejar juara dan hadiah".

"Namun diharapkan ilmu pengetahuan penyuluhan dan informasi yang disampaikan dapat diserap, sebagai bekal melakukan praktik di lapangan sehingga dapat meningkatkan hasil produksi pertanian dan meningkatkan pendapatan para petani,” ujarnya. (*)

Penulis: anung bayuardi
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved