Tribun Lampung Selatan

250 Hektar Sawah Siap Panen Terendam Banjir di Desa Sinar Pasemah Lampung Selatan

Ratusan hektar sawah siap panen di wilayah Kecamatan Candipuro terendam banjir.

250 Hektar Sawah Siap Panen Terendam Banjir di Desa Sinar Pasemah Lampung Selatan
Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo
Sawah di Pulau Tengah, Kecamatan Palas, Lampung Selatan, terendam banjir, Jumat, 26 April 2019. Kini banjir merendam padi siap panen di wilayah Candipuro, Lampung Selatan. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Dedi Sutomo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KALIANDA - Ratusan hektar sawah siap panen di wilayah Kecamatan Candipuro terendam banjir.

Luapan banjir terjadi setelah tanggul sungai Way Sekampung di Desa Sinar Pasemah jebol.

“Laporan dari pihak kecamatan, ada sekitar 250 hektar sawah siap panen yang terendam banjir di Desa Sinar Pasemah. Karena tanggul penangkis Way Sekampung yang jebol,” kata Afendi, Kabid Penanggulangan Bencana BPBD Lampung Selatan, Sabtu (27/4/2019).

Menurut dirinya, jebolnya tanggul  Way Sekampung terjadi di titik jalur aliran sungai yang berbelok.

Tanggul diduga tidak kuat menahan terjangan arus sungai yang meluap setelah hujan deras mengguyur sebagian besar wilayah Lampung Selatan dalam beberapa hari terakhir.

“Titik yang jebol ini sebelumnya memang kerap jebol sebelumnya. Karena memang berada pada jalur aliran sungai yang berbelok. Sehingga tekanan arus lebih kuat,” ujar Afendi.

Dirinya menambahkan, BPBD sendiri menyarankan adanya perbaikan tanggul yang lebih kuat lagi pada titik yang kerap jebol tersebut.

Jika memang dimungkinkan pada titik tersebut dibeton atau diberi bronjong.

Banjir di Lampung Selatan Semalam, Pagi Ini Sudah Surut dan Menyisahkan Lumpur di Rumah Warga

Sementara itu Kabid Tanaman Pangan Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Hortikultura Lampung Selatan Mugiono mengatakan, tanaman padi yang terendam banjir di Desa Sinar Pasemah sudah menjelang panen.

“Rata-rata memang sudah menjelang panen. Mungkin sekitar 15 hari lagi panen,” terangnya.

Menurut dirinya, untuk tanaman padi yang sudah berbuah apalagi menjelang panen memang sangat rawan rusak jika terendam banjir. Jika lebih dari 2 hari terendam banjir tanaman padi kembungkinan akan rusak.

“Paling tidak biasanya kualitas gabah hasil panennya menurun. Ini akan berpengaruh pada kualitas beras yang dihasilkan,” kata Mugi.

Tidak  hanya ratusan hektar sawah di desa Sinar Pasemah yang terendam banjir. Ratusan sawah yang baru sekitar 1 pekan hingga 1 bulan tanam di wilayah kecamatan Palas pun sudah sejak 3 hari terakhir terendam banjir dari luapan Way Sekampung.

(tribunlampung.co.id/dedi sutomo)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved