Viral Video Rapat Sandiaga dan Tim Pemenangan, Terungkap Input Data C1 Kubu Prabowo Tidak Jelas

Viral Video Rapat Sandiaga dan Tim Pemenangan, Terungkap Input Data C1 Kubu Prabowo Tidak Jelas

Viral Video Rapat Sandiaga dan Tim Pemenangan, Terungkap Input Data C1 Kubu Prabowo Tidak Jelas
Twitter Sandiaga
Viral Video Rapat Sandiaga dan Tim Pemenangan, Terungkap Input Data C1 Kubu Prabowo Tidak Jelas 

Meskipun demikian, Prabowo Subianto meminta para pendukungnya untuk tetap menjaga penghitungan suara.

Ia meminta para pendukungnya menjaga kotak suara hingga tingkat kecamatan.

"Yang paling utama emak-emak seluruh Indonesia, tulung jaga kotak suara. Kalau tadi pagi kita jaga TPS, sekarang kita jaga kotak suara. Kawal di kecamatan-kecamatan dan terutama jaga C1," pintanya.

Sementara Ketua BPN Prabowo-Sandi, Djoko Santoso juga mengklaim Prabowo-Sandiaga telah memenangkan Pilpres 2019.

Mantan Panglima TNI itu bahkan mengatakan sebenarnya pihaknya bisa menang hingga 80 persen bila tidak dicurangi.

Karena itulah, Djoko menyebut pasangan Prabowo-Sandi berdasarkan perhitungan internal hanya mampu mendapatkan 62 persen suara.

"Sebelum tanggal 17 April dan setelah tanggal itu mereka curang terus. Mereka secara masif terencana sistematik dan brutal," kata Djoko Santoso saat acara syukuran dan konsolidasi pengawalan pemenangan Prabowo-Sandi di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019).

"Namun demikian, masih tersisa suara 62 persen, dan itulah Prabowo-Sandi menyatakan kemenangan setelah dicurangi. Kalau enggak dicurangi bisa 75–80 persen," sambungnya.

Menurutnya, Prabowo menang di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, dan Jawa Barat.

Oleh karena itu, ia merasa heran bila Prabowo-Sandi dinyatakan kalah oleh sejumlah lembaga survei.

"Banten, Jabar, Sulsel, kita menang. Jadi itu tidak mungkin Prabowo kalah.

Jawa menang, Sumatera menang, Kalimantan Selatan, Timur. Jadi dilihat saja itu, omongan saja kalau kalah. Itu pasti direkayasa," paparnya.

Meskipun demikian Djoko Santoso minta para relawan dan pendukung Prabowo-Sandi untuk terus menjaga rekapitulasi suara.

Jangan sampai, menurutnya, suara masyarakat yang diberikan kepada Prabowo-Sandi tidak terhitung.(*)

 
Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved