Dihukum Denda, Begini Praktik Kartel Yamaha dan Honda agar Harga Motor Skutik Mahal di Pasaran

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dan PT Astra Honda Motor (AHM) terbukti bersalah melakukan praktik kartel

Dihukum Denda, Begini Praktik Kartel Yamaha dan Honda agar Harga Motor Skutik Mahal di Pasaran
KompasOtomotif-Donny Apriliananda
Ilustrasi - Deretan skutik Yamaha 

"Ya pasti kami mengapresiasi bahwa, putusan KPPU ini menunjukkan kami memutuskan perkara tidak main-main," kata Guntur Syahputra Saragih saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (29/4/2019).

Tak hanya itu, lewat putusan ini, kata Guntur, membuktikan kalau pembuktian secara ekonomi oleh KPPU sudah diterima dan diperkuat oleh MA.

Sebab, selama ini pembuktian secara ekonomi masih menjadi simpang siur apakah boleh digunakan oleh KPPU atau tidak.

"Jadi tentunya pembuktian ekonomis yang ditimbulkan masyarakat terhadap harga pasar ini bisa digunakan KPPU," kata Guntur.

"Majelis Komisi memberikan penambahan denda kepada Terlapor I (Yamaha, Red) sebesar 50 persen dari besaran proporsi denda, karena Terlapor I dalam proses persidangan ini telah memberikan data yang dimanipulasi," demikian bunyi putusan KPPU Nomor 04/KPPU-I/2016 dikutip Senin (29/4/2019).

Kuasa hukum Yamaha Eri Hertiawan dari kantor hukum Assegaf Hamzah and Partners masih belum bersedia berkomentar banyak.

Ia memilih untuk menunggu salinan putusan dari MA terlebih dahulu.

"Kami belum terima salinan putusan," tutur dia singkat.

General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin menanggapi penolakan MA kasasi dugaan kartel Honda dan Yamaha.

"Iya kami baru tahu dari baca media saja. Tentunya kami sangat menghormati keputusan MA tersebut. Kami menghormati putusan MA ini. Jika benar, kami akan mengambil langkah hukum hukum berikutnya. Karena hingga saat ini kami belum menerima salinan putusan MA dan baru tahu dari media," kata Muhibbuddin.

Halaman
1234
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved