Dihukum Denda, Begini Praktik Kartel Yamaha dan Honda agar Harga Motor Skutik Mahal di Pasaran

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dan PT Astra Honda Motor (AHM) terbukti bersalah melakukan praktik kartel

Dihukum Denda, Begini Praktik Kartel Yamaha dan Honda agar Harga Motor Skutik Mahal di Pasaran
KompasOtomotif-Donny Apriliananda
Ilustrasi - Deretan skutik Yamaha 

Salah satu bukti yang diangkat ke permukaan oleh KPPU adalah surat elektronik (e-mail) internal YIMM pada 28 April 2014 dan 10 Januari 2015.

E-mail pertama dikirim Presiden Direktur YIMM Yoichiro Kojima kepada Executive Vice President Dyonisius Beti, kemudian dilanjutkan ke grup manajemen pemasaran.

Isi e-mail tersebut mengindikasikan pihak YIMM perlu menginformasikan kepada AHM bahwa YIMM mengikuti kenaikan harga AHM untuk mengantisipasi nilai tukar dan peningkatan upah buruh.

Catatannya, pada 2016 Kojima digantikan oleh Minoru Morimoto sebagai Presiden Direktur YIMM yang masih menjabat sampai sekarang.

E-mail kedua berasal dari Direktur Marketing YIMM Yutaka Terada kepada Dyonisius dan Direktur Sales YIMM Sutarya.

Isinya Terada mengungkap Kojima telah berjanji pada Presiden Direktur AHMToshiyuki Inuma bahwa YIMM akan mengikuti kenaikan harga AHM setelah pertemuan di lapangan golf.

Selain itu pada e-mail kedua juga mengungkap, Terada setuju penyesuaian harga pada produk Yamaha Soul GT dan Jupiter MX.

Kartel adalah kegiatan kelompok produsen yang bertujuan menetapkan harga, untuk membatasi suplai dan kompetisi.

Kartel muncul dari kondisi oligopoli, di mana di dalam pasar terdapat sejumlah produsen dengan jenis produk yang homogen.

Kartel secara umum merugikan konsumen, karena harga produk/jasa menjadi lebih mahal.

Berdasarkan hukum anti-monopoli, kartel dilarang di hampir semua negara.

Walaupun demikian, kartel tetap ada baik dalam lingkup nasional maupun internasional, formal maupun informal.

(kontan.co.id)

Berita ini telah dipublikasikan di Kontan.co.id dengan judul "MA tolak kasasi, Yamaha-Honda tetap bersalah bersekongkol mainkan harga motor skutik"

Editor: wakos reza gautama
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved