Tribun Bandar Lampung

Tersangka Penusuk Sepupu Akui Gelap Mata karena Cemburu

Tarmiadi alias Ade (43) mengakui rasa cemburu telah membuatnya gelap mata hingga nekat menusuk sepupunya, Nasrudin (35) alias Udin.

Tersangka Penusuk Sepupu Akui Gelap Mata karena Cemburu
ISTIMEWA
Tarmiadi alias Ade (43), tersangka penusukan terhadap sepupu. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Tarmiadi alias Ade (43) mengakui rasa cemburu telah membuatnya gelap mata hingga nekat menusuk sepupunya, Nasrudin (35) alias Udin, sampai meninggal dunia.

Warga Kelurahan Kaliawi, Kecamatan Tanjungkarang Pusat, itu memberikan pengakuan tersebut di depan penyidik Polresta Bandar Lampung, Selasa (30/4/2019).

"Saya khilaf, karena dia (Udin) mau sama mantan istri saya," kata Tarmiadi kepada penyidik.

Sebelum peristiwa penusukan, Tarmiadi mengaku mendapat kabar bahwa Udin sedang berkunjung ke rumah mantan istrinya, Masayi (30). Ia lantas pergi ke rumah Masayi di Jalan Pangeran Mangkubumi, Gang Cempaka, RT 3, Lingkungan I, Kelurahan Gunung Agung, Kecamatan Langkapura.

"Saya tanya, apa dia (Udin) mau sama mantan istri saya. Kata dia, iya. Saya bilang, awas kalau nggak nikahin dia (Masayi). Dia jawabnya, iya," beber Tarmiadi.

Gelap mata mendengar jawaban-jawaban Udin, Tarmiadi lalu menghunuskan pisau dapur yang ia bawa dari rumah.

"Pisau saya bawa sendiri dari rumah. Saya tikam di bagian dada sebelah kiri," ujar Tarmiadi.

Setelah menusuk sepupunya tersebut, Tarmiadi mengaku langsung lari dari lokasi kejadian. "Setelah itu, lari," ujarnya.

Tarmiadi mengaku sudah bercerai secara agama dengan Masayi. "Sudah cerai agama. Kalau cerai negara, belum," katanya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandar Lampung Komisaris Rossef Efendi menjelaskan, pihaknya masih mendalami keterangan tersangka Tarmiadi guna melengkapi berkas perkara.

Halaman
123
Penulis: hanif mustafa
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved