Pemkab Pesisir Barat

TP-PKK Pesibar Gelar Lomba Aneka Olahan Ikan

Ketua TP-PKK Pesibar, Septi Istiqlal membuka secara resmi Lomba Aneka Olahan Ikan tingkat kabupaten, pada Selasa (16/4/2019).

TP-PKK Pesibar Gelar Lomba Aneka Olahan Ikan
Istimewa
Ketua TP-PKK Pesibar, Septi Istiqlal membuka secara resmi Lomba Aneka Olahan Ikan tingkat kabupaten, pada Selasa (16/4/2019). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID PESISIR BARAT - Tim Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Pesisir Barat menggelar Lomba Aneka Olahan Ikan tingkat kabupaten Tahun 2019 di gedung Sekretariat TP-PKK, Pekon Kampungjawa Kecamatan Pesisir Tengah, Selasa (16/4/2019).

Lomba aneka olahan ikan tersebut pertama kalinya digelar khusus oleh TP PKK Pesibar yang diikuti oleh 10 dari sebelas kecamatan yang ada di Pesibar dan dibuka langsung oleh Ketua TP-PKK Pesibar, Septi Istiqlal.

Turut hadir dalam acara tersebut ketua Darma Wanita Persatuan Pesibar, Farida Miladia Lingga, Dewan juri lomba aneka olahan ikan Sopyalina dari Dinas Perikanan dan dari Kader PKK dan juri kehormatan ketua TP-PKK Pesibar.

Ketua TP-PKK Pesibar, Septi Istiqlal menyampaikan bahwa didalam ajang lomba ini banyak sekali ilmu yang diperoleh, yang semula kita dirumah  hanya bisa mengolah ikan dengan nyambel, gulai taboh, dengan kita mengadakan lomba seperti ini memperoleh ilmu baru seperti apa pengolahan ikan lainnya selain yang kita masak dirumah.

“Lomba cipta menu masakan serba ikan yang digelar jajarannya dimaksudkan untuk lebih maningkatkan ketahanan pangan lokal sekaligus pula memotivasi para ibu rumah tangga dan jajarannya untuk lebih kreatif dalam mengolah menu masakan yang sehat dan bergizi berbahan dasar ikan.” Ungkap Septi.

Menu serba ikan, jelas Septi merupakan hasil kreatifitas pembuatan menu olahan yang  berbahan dasar ikan dengan campuran bahan lain seperti jenis umbi-umbian dan sayuran hijau yang semuanya mudah didapat atau dikembangkan warga di pekarangan rumah.

"Kedepan kita bisa praktekan dirumah untuk memasakan keluarga kita, sehingga dengan demikian yang tadinya anak-anak, suami bosan dengan masakan kita, dengan adanya resep baru mereka akan senang, suami akan menjadi lebih sayang kepada kita,  bahkan kalau kita mau hasil pengalaman ini dapat kita bisniskan sehingga bisa menambah pendapatan ekonomi keluarga kita," pungkas Septi.

Diketahui dari sepuluh peserta lomba dari sepuluh kecamatan tersebut, Kecamatan Krui Selatan mendapatkan penilaian tertinggi dan akan dikirim untuk mengikuti lomba tingkat Provinsi Lampung.

Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved