Ramadan 2019

Bacaan Niat Puasa Ramadan, Jangan Lupa Baca Niat Sebelum Jalani Puasa Ramadan 2019

Sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadan, hal terpenting yang perlu dilakukan adalah membaca niat puasa Ramadan.

Bacaan Niat Puasa Ramadan, Jangan Lupa Baca Niat Sebelum Jalani Puasa Ramadan 2019
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi. Bacaan Niat Puasa Ramadan, Jangan Lupa Baca Niat Sebelum Jalani Puasa Ramadan 2019. 

"Niat puasa juga bisa dilakukan sekali saja untuk satu bulan penuh selama bulan Ramadan," ungkap Ustaz Asep Abdullah.

Sehingga, lanjut Asep, ada fleksibilitas dalam waktu membaca niat puasa Ramadan.

"Niat apa yang dimiliki seseorang menjadi tujuan fokus mengapa dia melakukan itu."

"Hal itu sesuai yang termaktub dalam Surah Al Bayyinah ayat-5," kata ustaz Asep Abdullah.

Tonton videonya di bawah ini.

Lupa Baca Niat Puasa Ramadan

Tak terasa, bulan Ramadan segera tiba. Umat muslim diwajibkan melaksanakan ibadah puasa selama bulan Ramadan.

Sebelum menjalankan ibadah puasa Ramadan, hal terpenting yang perlu dilakukan adalah membaca niat puasa Ramadan.

Namun bagaimana jika lupa baca niat puasa Ramadan?

Berikut, penjelasan mengenai niat puasa Ramadan, sebagaimana disampaikan Pembina NS Islamic Entertainment, ustaz Beni Muhammad Antoni.

Menurut Beni, niat wajib dilaksanakan sebelum melakukan ibadah.

Hal itu agar ibadah yang dilakukan tidak sia-sia, termasuk ibadah puasa Ramadan.

"Innamal a’maalu bin niyyat. Setiap sesuatu itu tergantung niatnya," kata ustaz Beni Muhammad Antoni, Kamis (28/3/2019).

Berikut, bacaan niat puasa Ramadan.

Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis-sanati lillahi ta'aalaa.

Artinya, saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardu di Bulan Ramadan tahun ini karena Allah Ta'ala.

Pembacaan niat, kata Beni, boleh diucapkan secara lisan maupun hanya di dalam hati.

Kalaupun tidak bisa dalam bahasa Arab, niat boleh diucapkan dalam bahasa Indonesia. 

Lalu, kapan waktu melafazkan bacaan niat puasa Ramadan?

Beni menuturkan, hal tersebut tidak perlu diperdebatkan.

Pembacaan niat puasa Ramadan dapat dilakukan saat sahur maupun seusai melaksanakan salat Tarawih.

Bahkan, niat puasa Ramadan bisa diucapkan hanya satu kali pada awal bulan Ramadan.

"Yang penting, harus ada niat," ungkap ustaz Beni Muhammad Antoni.

Hal yang mesti diingat, lanjut Beni, pembacaan niat puasa Ramadan harus dilakukan sebelum terbit fajar atau waktu dimulainya puasa.

Hal itu, menurut Beni, sesuai hadis yang menyebutkan bahwa siapa yang tidak berniat puasa sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya.

"Jadi kalau mau membaca niat puasa, harus sebelum fajar (waktu dimulainya puasa)," kata ustaz Beni Muhammad Antoni.

Lalu, bagaimana jika lupa baca niat puasa Ramadan?

Di awal bulan Ramadan, Beni menuturkan, niat puasa Ramadan sebaiknya sudah dibaca.

Ketentuan Mandi Junub Saat Bulan Ramadan, Sebaiknya Mandi Junub Sebelum Sahur

Dan jika niat puasa Ramadan kembali diucapkan setiap malam, hal tersebut untuk menguatkan niat yang telah dibaca pada awal bulan Ramadan.

"Sehingga ketika lupa baca niat puasa Ramadan, kita sudah baca niat di awal bulan Ramadan," ungkap ustaz Beni Muhammad Antoni.

Tonton, videonya di bawah ini.

(tribunlampung.co.id/sulis markhamah)

YUK SUBSCRIBE CHANNEL YOUTUBE Tribun Lampung News Video di bawah ini.

FOLLOW INSTAGRAM Tribunlampung.co.id di bawah ini.

FOLLOW TWITTER Tribunlampung.co.id di bawah ini.

FOLLOW FANS PAGE FACEBOOK Tribunlampung.co.id di bawah ini.

Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved